Jumat, 19 Juni 2020

Kesegaran Trancam Kuliner Khas Nusantara



Nusantara kaya akan keberagaman kuliner khas dengan bumbu rempah yang melimpah pula. Tak heran jika berbagai daerah memiliki masakan tradisionalnya. Seperti halnya di Jawa. Berbagai sayuran dapat tumbuh dengan subur di wilayah yang banyak dataran tinggi dan pegunungan ini.

Keberagaman tanaman sayur yang ada di wilayah Jawa ini selaras dengan berbagai makanan khas yang dimilikinya. Sebut saja trancam. Trancam merupakan olahan sayur yang disajikan cukup dengan dipotong-potong lalu dicampurkan dengan bumbu tanpa dimasak. Komposisinya meliputi kacang panjang, mentimun, tauge, daun kemangi. Beberapa ada yang dicampur dengan daun pepaya untuk memberikan rasa pait nan segar.

Bagaimana cara mengolahnya?
Cukup simpel dan siapapun bisa membuatnya karena makanan satu ini tidak memerlukan perlakuan khusus seperti harus ditumis atau berbagai metode pengolahan makanan lainnya. Hanya saja ketepatan takaran setiap bumbunyalah yang menjadikan trancam ini berbeda dari oalahan satu orang dan orang lainnya. Cukup iris tipis-tipis setiap bahan yang dibutuhkan lalu siapkan bumbunya. Bumbu trancam dapat terhitung cukup lengkap, inilah yang menjadikan cita rasa khasnya selalu ingin nambah.

Siapkan kelapa, bawang putih, kencur, cabai merah, kemiri, daun jeruk, gula merah, dan garam. Kamu dapat membeli bahan masak lewat  Aplikasi Titipku. Semua disediakan oleh pelaku UMKM disana.  Setelah semua bahan siap, parut kelapa sesuai kebutuhan. Sisihkan dulu kemudian haluskan semua bumbu tadi. Selepas itu campurkan parutan kelapa dengan bumbu yang sudah dihaluskan. Terakhir, campurkan irisan sayuran sebelumnya dengan bumbu-bumbu yang sudah dihaluskan.

Kandungan Gizi
Trancam memiliki banyak kandungan gizi terlebih pada sayuran yang ada didalamnya. Dikutip dalam hellosehat.com, dalam 100 gram kacang panjang mengandung 47 kalori, 4 gram natrium, 8 gram karbohidrat, dan 3 gram protein. Kacang panjang segar juga merupakan salah satu sumber folat yang baik untuk tubuh. Selain itu kacang segar juga mengandung antioksidan  seperti vitamin C, riboflavin, dan betakaroten yang baik untuk menangkal radikal bebas. Vitamin C sendiri merupakan antioksidan kuat yang larut dalam air hal ini memudahkan untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh dalam melawan infeksi.

Selasa, 21 April 2020

Perkuat Imunitas Tubuh dengan Secangkir Kunyit

Image by Jigsawstocker
Pandemi COVID-19 belum juga berakhir. Kesadaran akan kesehatan tentu harus dimiliki oleh setiap orang. Mengonsumsi makanan sehat, menjaga pola istirahat, dan juga berolahraga dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh masyarakat. Tubuh yang sehat akan sulit disinggahi oleh penyakit. Begitupun sebaliknya. Terlebih pada persebaran virus yang dapat menempel ke permukaan benda-benda seperti plastik, logam, kertas, kayu dan lain sebagainya. Tidak kasat mata memang. Hal itulah yang perlu kamu waspadai ketika beraktivitas di luar rumah.

Himbauan pemerintah untuk di rumah aja patut kamu lakukan dengan sebaik mungkin. Menahan diri untuk menghindari aktivitas luar yang mengundang kerumunan tentu harus kamu perhatikan. Kita tidak tahu darimana datangnya virus. Bisa saja dari orang terdekat bahkan bisa dihantarkan lewat benda-benda yang sebelumnya sudah terkontaminasi virus. Maka dari itu, pastikan kamu di rumah saja dan kurangi intensitas bertemu orang maupun bersinggungan dengan benda-benda yang ada di tempat-tempat umum jika tidak dalam keadaan mendesak. Jika kamu terpaksa harus melakukannya, pastikan kamu mengikuti protokol dari pemerintah ya.

Tahukah kamu, imunitas tubuh dapat kita perkuat dengan mengonsumsi rempah-rempah? Buat kamu yang belum percaya, kamu dapat mencari informasi lebih lanjut melalui studi-studi yang dilakukan oleh pusat penelitian tanaman herbal atau rempah lainnya. Sejumlah peneliti dari Universitas Airlangga yang tergabung dalam Institute of Tropical Disease, mengungkapkan bahwa kunyit dapat membantu meningkatkan imunitas tubuh. Kunyit bukanlah vaksin, hanya saja ia dapat digunakan untuk membantu meningkatkan daya tahan tubuh agar tidak mudah disinggahi penyakit.

Dikutip dari liputan6.com, zat yang terkandung dalam rempah-rempah seperti kunyit ternyata memiliki efek antivirus. Rempah yang telah dikonsumsi secara turun-temurun tersebut tidak hanya memberikan manfaat pada cita rasa masakan, akan tetapi juga untuk kesehatan tubuh. Kunyit dapat dikonsumsi dalam berbagai cara. Salah satunya dengan dihaluskan atau dikeringkan lalu dibuat serbuk kunyit. Serbuk ini dapat dikonsumsi seperti layaknya kamu menyeduh teh dalam cangkir. Cukup dengan menambahkan air panas dan madu kamu bisa menikmati khasiat dari kunyit yang biasanya hanya digunakan untuk menambah cita rasa masakan saja.

Tanaman kunyit mudah kamu dapatkan di mana-mana. Banyak swalayan atau pasar tradisional yang menjualnya. Biasanya rempah satu ini bercampur dengan aneka bumbu dapur lainnya. Untuk menghindari pertemuan dengan orang-orang luar, kamu dapat belanja dari rumah melalui Aplikasi Titipku.. Cukup dengan menjelajah dan temukan bahan-bahan lainnya yang ingin kamu beli. Titipku membantu mengoptimalkan UMKM yang ada di Indonesia melalui digitalisasi lewat Aplikasi Titipku. Ayo belanja dari rumah untuk memutus persebaran COVID-19 melalui Titipku!