Rabu, 30 Oktober 2019

5 Bumbu Dapur yang Laris di Pasaran



Siapa yang tidak mengenal bumbu dapur? Terlebih bagi para ibu-ibu yang hobi dan memang sudah menjadi rutinitas hariannya untuk menyiapkan makanan bagi keluarganya pasti sangat familier dengan hal ini. Tidak hanya ibu-ibu saja, tapi para chef dan juga anak-anak yang gemar memasak memang tidak asing dengan kata ini. Ya benar, bumbu dapur merupakan barang wajib yang harus diutamakan dalam hal masak memasak. Bisa dibayangkan jika memasak tanpa menambahkan bumbu, pasti akan hambar, bukan? Begitulah peran bumbu dapur yang memang ia tidak bisa dimakan sendirian, melainkan dicampurkan dengan bahan-bahan olahan lain untuk sekedar memberikan rasa pada setiap masakan.

Tahukah kamu diantara banyaknya bumbu dapur yang dijual di pasaran ada beberapa diantaranya yang sangat diminati kebanyakan masyarakat? Masing-masing bumbu dapur memiliki peran dan fungsinya. Namun, tekadang kita bisa memakai bumbu-bumbu primer saja untuk dapat mengolah makanan dengan cita rasa yang luar biasa. Apa saja bumbu dapur yang tergolong bumbu primer? Lalu, jenis bumbu mana yang sering diserbu masyarakat? Berikut bumbu-bumbu dapur yang laris di pasaran,

1.      Cabai
Photo by Elle Hughes on Unsplash

Siapa yang tak mengenal cabai? Rempah nusantara yang menyumbangkan rasa pedas pada setiap masakan ini menjadi incaran banyak kalangan. Bahkan tidak hanya di Indonesia saja melainkan di negara-negara luar yang menyajikan olahan pedas. Cabai nusantara memang beragam. Ada cabai yang memang tidak pedas dan ada juga cabai yang sangat pedas walaupun hanya kecil yakni cabai rawit. Berbagai cabai menjadi incaran di pasaran. Hal ini akan sangat terasa ketika terjadi kelangkaan produksi cabai dan menyebabkan harga cabai di pasaran melonjak.
2.      Bawang Putih
Photo by Matthew Pilachowski on Unsplash
Rempah satu ini digadang sebagai pasangan dari cabai. Di mana ada cabai pasti ada bawang putih. Bumbu dapur yang tergolong dalam jenis umbi putih ini menjadi bumbu populer yang selalu ada di dapur. Aroma yang khas dan tergolong cukup kuat ini mampu memberikan kelezatan tersendiri bagi setiap masakan yang menggunakan bumbu satu ini. Kuatnya aroma dapat tercium dengan jelas ketika ia ditumis.
3.      Bawang Merah
Photo by Matthew Pilachowski on Unsplash
Tidak jauh berbeda dengan bawang putih, rempah satu ini juga menjadi pasangan sejati bawang putih. Bawang merah yang biasa diiris tipis dan ditumis ini memberikan cita rasa khas bagi setiap masakan nusantara. Rempah satu ini dapat dimakan secara langsung yakni cukup dengan menggorengnya lalu dijadikan topping nasi atau masakan lainnya. Dan yang begitu populer lagi, bawang merah merupakan bumbu utama bagi orang madura yang terkenal dengan satenya.
4.      Merica
Image by Freepik
Rasa pedas dapat diciptakan oleh beberapa rempah-rempah. Selain cabai, ternyata merica juga dapat dijadikan bumbu untuk membuat masakan terasa pedas. Merica dipercaya lebih aman untuk pencernaan. Terlalu banyak mengonsumsi merica tidak akan menyebabkan diare dan permasalahan perut lainnya, hanya saja tubuh akan terasa panas karena banyaknya bubuk merica yang kita konsumsi. Jadi, selain sebagai bumbu yang memberikan rasa pedas nan sedap, merica juga digunakan sebagai penghangat tubuh.
5.      Lengkuas
Image by Intisari.grid.id
Rempah jenis umbi-umbian satu ini banyak di buru masyarakat terutama untuk membuat masakan bersantan, sayur asam, dan juga aneka tumisan. Biasanya lengkuas ini digeprek lalu diikutkan dalam masakan yang kita olah sampai matang. Lengkuas akan memberikan aroma khas dan cita rasa yang gurih dan lezat. Bentuknya yang mirip dengan jahe ini, ternyata mampu memikat hati ibu-ibu dalam memberikan bumbu pada setiap masakan yang diolahnya.

Rempah nusantara diatas dapat dicari di pasar-pasar tradisional. Namun, jika kamu tidak mau repot berbelanja keluar, kamu dapat membelinya melalui Aplikasi Titipku. Aplikasi ini menyediakan produk-produk yang dijual di pasaran. Transaksinya mudah dan barang akan dikirim ke alamat yang kamu pasang. Selamat berbelanja dan selamat berkreasi untuk setiap cita rasa masakanmu!

Sabtu, 12 Oktober 2019

Suka Makan Pedas Tapi Sering Mules? Cobain Tips Satu Ini

Image by Freepik
Makanan pedas memang menjadi favorit kebanyakan orang. Namun, apa jadinya jika yang didapat malah perut terasa mules? Terkadang hal-hal sepele seperti ini mudah sekali terjadi pada kita yang sebenarnya memiliki lambung yang memang tidak kuat menampung makanan pedas namun tetap kita paksakan. Alhasil jadi diare, lemas, dan gejala-gejala lainnya timbul. Kalau hanya mules saja mungkin tidak begitu bermasalah, tapi kalau sampai lambung terasa perih? Tidak lucu, bukan? Itulah mengapa kita harus berhati-hati dalam memilih makanan.

Setiap orang memiliki daya tahan lambung yang berbeda-beda. Ada orang yang memang dia tidak masalah sekalipun memakan makanan pedas yang berlebihan. Di sisi lain, ada pula orang yang jika makan makanan yang pedas sedikit saja pasti bermasalah dengan pencernaannya. Maka dari itu, pentinglah kiranya bagi kita untuk memahami karakteristik lambung kita sendiri. Tidak hanya ikut-ikut orang saja, melainkan juga tahu sejauh mana kekuatan dan kemampuan lambung kita dalam menerima asupan dari luar, terutama makanan pedas.

Cabai merupakan sumber utama paling populer dalam menciptakan rasa pedas. Tidak bisa dipungkiri, konsumsi cabai saat ini meningkat. Hal tersebut dibuktikan dengan maraknya tempat-tempat penjual makanan dengan menu spesialnya rasa pedas. Bahkan, contoh kecilnya saja mie itu mempunyai level atau tingkatan kepedasan yang berbeda-beda. Bisa dibayangkan bagaimana rasanya makanan pedas masuk ke perut kita dalam jumlah yang cukup banyak. Diare, bukan?

Bagi kamu penggemar makanan pedas namun khawatir akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan setelahnya seperti perut mules, muntah, pusing, dan gejala lainnya, kamu dapat mengganti rasa pedas yang berasal dari cabai dengan menggunakan lada. Lada dapat memberikan rasa pedas bahkan cukup kuat jika dalam jumlah yang tinggi. Tapi hebatnya, pedas dari lada tidak akan membuat perut terasa mules dan bahkan menjadi diare. Menarik bukan? Pedas dari lada hanya akan berpengaruh pada suhu tubuh. Memang tubuh akan terasa panas ketika kita banyak mengonsumsi lada. Tapi terlepas dari itu, lada ini merupakan salah satu jenis rempah yang aman kita konsumsi dalam jumlah yang cukup banyak, sekedar untuk mendapatkan sensasi pedas seperti rasa cabai. Tidak percaya? Coba dulu dan rasakan reaksinya setelah itu.

Bahkan, saat ini banyak pula para penjual makanan yang menggunakan lada sebagai subtitusi cabai. Hal ini bagus untuk para pembeli yang ingin sekali makan cabai tapi khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dari sistem pencernaan.

Jika kamu suka lada, kamu dapat mencoba mencari makanan-makanan yang menggunakan lada sebagai penambah rasa pedas melalui Aplikasi Titipku. Selain menyediakan ulasan tentang produk-produk seperti kerajinan, mebel, sembako, dan lain sebagainya, aplikasi ini juga menyediakan aneka rekomendasi kuliner yang dapat kamu coba. Yuk, download aplikasinya segera dan selamat berbelanja di Titipku!