Senin, 11 November 2019

Tak Hanya Indah, Dream Catcher Erat dengan Kepercayaan Indian

Photo by Andreas Wagner on Unsplash
Keindahan dream catcher atau penangkap mimpi sudah menjadi pengakuan banyak orang. Kerajinan yang terbuat dari rotan, benang, dan bulu-bulu unggas ini banyak dijual di pusat aksesoris maupun swalayan-swalayan lainnya. Aksesoris gantung ini kian digemari banyak orang karena variasi warna maupun bahan yang mulai beragam.

Pernahkah kamu mendengar salah satu kepercayaan yang berasal dari suku Indian tentang asal mula Dream Catcher? Suku asli Amerika ini ternyata mempunyai kepercayaan yang begitu kuat terkait penangkap mimpi. Jika dilihat dari bentuknya sekilas mirip seperti sarang laba-laba. Itulah yang melatarbelakangi munculnya penangkap mimpi. Konon, terdapat laba-laba betina yang membuat sarangnya untuk membuai bayi yang baru lahir. Sarangnya berguna untuk melindungi bayi-bayi dari hal-hal buruk disekelilingnya. Mimpi buruk akan terperangkap dalam sarang tersebut sebelum sampai pada bayi tersebut.

Dikutip dari dreamcatcher.com, Ojibwa yakni salah satu suku asli Amerika meyakini bahwa akan ada dua kemungkinan mimpi yang mendatangi seseorang di waktu tidurnya. Yakni mimpi baik atau mimpi buruk. Ketika penangkap mimpi ini digantungkan dalam tempat tidur, ia akan bergerak dengan bebas di udara dan menangkap setiap mimpi yang melintas di dalamnya. Mimpi baik dipercaya dapat melewati jalan yang benar yaitu dengan melalui setiap celah yang ada di tengah anyaman dream catcher. Sedangkan mimpi buruk tidak tau ke mana jalan yang harus dilaluinya. Karena ketidakjelasan jalan yang hendak di lalui, akhirnya mimpi-mimpi buruk itu akan terperangkap dalam anyaman dream catcher dan akan dihancurkan oleh cahaya pertama pada pagi hari.

Pada zaman dahulu, dream catcher ini digunakan sebagai semacam jimat pelindung dari aroma buruk yang datang. Awalnya terbuat dari cincin besar dengan anyaman benang dan digantungkan pernak-pernik unik seperti batu-batu dan bulu-bulu. Aneka pernak-pernik dan ragam warna secara umum tidak mempengaruhi fungsi daripada penangkap mimpi itu sendiri.

Dream catcher kini sudah tersebar sampai ke berbagai penjuru yang digunakan sebagai hiasan di kamar. Beberapa ada yang mempercayai legenda di balik indahnya dream catcher tersebut. Namun, banyak juga yang memandang dream catcher sebagai hiasan semata karena memang keindahannya yang menarik dilihat mata terlebih ketika tertiup angin.

Berbagai tempat-tempat wisata sudah banyak menjual aksesoris satu ini. Bahkan dream catcher juga tersedia via online yakni di toko-toko online yang dikemas dalam bentuk aplikasi agar memudahkan calon pembeli. Aplikasi online tidak hanya menyediakan aksesoris saja melainkan produk-produk lain seperti kebutuhan keseharian. Salah satunya adalah yang tersedia di Aplikasi Titipku. Aplikasi ini menyediakan berbagai produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang ada di masyarakat. Mau tahu apa saja produk yang tersedia di Aplikasi Titipku? Yuk download segera aplikasinya dan nikmati kemudahan transaksi melalui Aplikasi Titipku.

Minum di Sela-sela Makan, Sehatkah?

Image by Freepik
Makanan yang masuk ke mulut akan lebih cepat turun sampai ke lambung apabila kita guyur dengan air. Tapi, tahukah kamu bahwa minum air untuk membantu mendorong makanan agar cepat masuk ke sistem pencernaan itu kurang baik untuk kelangsungan pencernaan makanan dalam tubuh itu sendiri? Banyak orang yang mengabaikan hal tersebut. Tak jarang minuman akan habis bersamaan dengan habisnya makanan.

Kita sepakat bahwa air dapat membantu makanan berjalan jauh lebih cepat dibandingkan dengan dikunyak biasa. Jika dengan dikunyah kita harus menunggu kunyahan berkali-kali hingga makanan halus dan mudah di telan, namun dengan adanya air akan membantu kita untuk makan jauh lebih cepat. Kita tidak perlu mengunyah makanan hingga halus, cukup beberapa kali saja lalu bantu dorong dengan air. Air juga dapat menghindari mulut yang tersedak akibat makanan yang masuk.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi cairan di sela-sela makan dapat merusak enzim yang ada di pencernaan dan lambung. Sehingga, yang terjadi bukan makanan cepat dicerna melainkan malah sulit dicerna. Hal tersebut diakibatkan oleh kerusakan enzim yang ada di sistem pencernaan. Pada saat kita makan, lambung akan siap menerima makanan yang kita konsumsi, setelah makanan masuk ke lambung baru kemudian cairan dapat masuk ke lambung. Hal tersebut tentunya ada ilmunya sendiri mengapa harus bergantian. 

Mendahulukan minum atau mengakhirkan minum merupakan solusi untuk mengantisipasi terjadinya kerusakan enzim yang ada di lambung dan pencernaan. Terlebih, untuk membantu program diet, minum air sebelum makan dapat membantu menurunkan berat badan secara efektif. Selain itu, minum setelah selesai makan juga akan membantu pencernaan bekerja lebih stabil dan optimal. Air tidak akan menganggu proses kerja enzim-enzim yang ada di sistem pencernaan jika kita bisa mengatur kapan air boleh masuk ke lambung.

Waktu yang tepat untuk minum air adalah setelah makan. Lebih bagusnya lagi air yang diminum ketika selesai makan adalah air hangat. Jika kita terlalu banyak mengonsumsi makanan yang berminyak dan berlemak pada saat makan, maka air putih hangat dapat membantu meluruhkan minyak-minyak yang ada di tenggorokan. Hal tersebut akan membuat tenggorokan terasa ringan dan kadar minyak pada makanan akan luruh bersamaan dengan makanan yang masuk.

Minuman apa yang biasa kamu konsumsi selepas makan? Tentunya ada banyak sekali varian minuman yang digemari banyak orang. Yuk, cek minuman-minuman favorit melalui Aplikasi Titipku. Aplikasi ini menyediakan makanan, minuman, sembako lain, beserta produk-produk lainnya. Ayo tunggu apalagi, penuhi asupan makanmu melalui Aplikasi Titipku.

Petai Cina dan Santapan Menggiurkan


Image by Grid.ID


Lamtoro atau sering dijuluki petai cina merupakan tanaman dengan nama latin Leucaena leucocephala. Tanaman yang mempunyai habitat asli di Amerika ini sudah lama tersebar di Indonesia khususnya Pulau Jawa. Beberapa literatur menyebutkan, petai cina mengandung bahan antioksidan yang berfungsi menangani berbagai penyakit berbahaya seperti kanker. Beberapa pengobatan kemudian mulai menggunakan tanaman ini sebagai bahan pembuatan ramuan obat.

Terlepas dari penggunaannya sebagai obat herbal, ternyata petai cina bisa diolah menjadi masakan yang bercita rasa tinggi. Salah satunya botok petai cina. Olahan satu ini sudah menjadi masakan legend yang diminati keluarga Jawa khususnya. Sesuatu yang menjadikan masakan ini terasa jauh lebih nikmat karena adanya peran daun pisang dalam proses memasaknya. Daun pisang digunakan sebagai pembungkus botok petai cina dari awal sampai masakan matang.

Cara memasaknya cukup simpel dan mudah. Hal utama yakni siapkan seluruh bumbu dan bahan masakan yang nantinya dijadikan urapan atau dicampur dalam satu adonan. Bahan-bahan tersebut antara lain parutan kelapa, petai cina, tempe sebagai penambah cita rasa masakan, ebi atau ikan asin yang kecil-kecil, cabai, garam, dan gula. Langkah selanjutnya buat bumbu yang perlu dihaluskan yakni cabai, garam, gula, lalu campurkan bumbu tersebut dengan bahan-bahan lainnya. Setelah itu, masukan adonan tersebut dalam daun pisang. Cara membungkusnya sama halnya ketika kita membuat olahan nagasari. Langkah terakhir yakni dikukus. Pengukusan tidak memakan waktu yang cukup lama, hanya sekitar 30an menit saja.

Cita rasa pada botok petai cina ini memberikan aroma khusus yang menggiurkan ludah. Bagaimana tidak, rasa pedas, asin, dan gurih berpadu menjadi satu dalam balutan aroma daun pisang yang terkena panasnya asap pengukusan. Oalahan satu ini cocok dihidangkan dengan nasi dan juga gorengan atau kerupuk peyek.

Proses pengukusan yang cukup lama memang membuat kadar antioksidan yang terkandung di dalam petai cina berkurang. Namun, walaupun demikian petai cina tetap memiliki khasiat yang luar biasa. Oleh karena itu, hidangan botok petai cina yang lezat ini tentunya juga menjadi salah satu sajian yang baik untuk kesehatan tubuh.

Tanaman petai cina atau lamtoro dapat kita temui di pasar-pasar tradisional. Pasar tradisional juga menjual berbagai keperluan memasak lainnya. Jika tidak cukup waktu untuk berbelanja langsung ke pasar, kini kita dapat berbelanja online melalui Aplikasi Titipku. Aplikasi ini menyediakan berbagai produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Ayo belanja! Mari ciptakan resep-resep spesial masakan rumahan!

Lapar di Malam Hari? Jangan Khawatir Jogja Punya Solusi

Photo by James Sutton on Unsplash

Lagi-lagi seputar kuliner yang tidak ada habisnya bila diusut setiap hari. Bagaimanapun juga manusia adalah makhluk yang membutuhkan asupan makanan untuk dapat bertahan hidup. Begitupula dengan masyarakat Yogyakarta atau Jogja bahkan para pengunjung luar Jogja yang sekedar mampir untuk berwisata ke Kota Jogja.

Jogja merupakan kota pelajar yang dikerumuni banyak sekali pusat pendidikan dan pusat perbelanjaan maupun tempat-tempat nongkrong  lainnya. Tidak hanya itu, wisata kuliner malam juga banyak sekali kita temui di sepanjang jalan yang berada di Yogyakarta khususnya yang dekat dengan pusat pendidikan dan pusat perbelanjaan. Berbeda dengan kuliner siang lainnya, kuliner malam ini lebih didominasi oleh para pedagang lesehan di pinggir jalan.

Suasana makan di pinggir jalan pada siang dan malam hari akan terasa sangat berbeda. Kita akan merasakan kepulan polusi dari asap kendaraan bermotor pada siang hari. Namun, ketika malam tiba seolah polusi tersebut hilang dan tergantikan oleh udara segar malam hari. Padahal jika ditelisik ya tetap saja asap kendaraan itu ada. Hanya saja sugesti kita lebih kuat diatas itu sehingga seolah nampak segar saja udara di malam hari.

Sambil menikmati gemerlapnya lampu kota  Jogja, para pengunjung wisata kuliner malam akan disuguhkan dengan hidangan khas Jogja yang rasanya tak tergantikan dengan yang lain. Jogja terkenal dengan rasa yang manis untuk setiap kulinernya. Tak heran jika makanan yang disediakan di kuliner malam lebih dominan masakan manis dibandingkan dengan yang lain. Salah satunya yaitu gudeg Jogja.

Gudeg merupakan olahan makanan yang berbahan dasar nangka muda. Cara masaknya direbus seperti halnya memasak sayur lainnya. Hanya saja ketika memasak ditambahkan gula dan ditunggu sampai airnya hampir habis sambil gula tersebut larut dalam sayur nangka muda atau yang kemudian disebut gudeg. Gudeng cocok dihidangkan dengan sisiran daging ayam dan juga telur ayam yang di masak dengan direbus bumbu kecap. Bisa dibayangkan seperti apa rasa manis yang tercipta dari olahan kuliner malam Jogja ni. 

Gudeg menjadi salah satu produk hasil Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) masyarakat Yogyakarta. Produk-produk UMKM dapat dengan mudah didapatkan via online melalui Aplikasi Titipku. Kita dapat berbelanja dengan leluasa melalui aplikasi ini. Barang akan ditransfer sesuai tempat tujuan yang kita isikan. Mudah bukan? Ayo belanja di Titipku!




Jenis-jenis Teh yang Patut Kamu Ketahui

Image by Freepik
Teh menjadi salah satu minuman yang paling banyak digemari oleh orang Indonesia. Unilever Food Solutions mencatat bahwa meminum teh sudah menjadi tradisi yang sudah lama tertanam sejak dulu bahkan siapapun dapat melakukannya tanpa terbatas oleh golongan, kelas sosial, ataupun budaya lain. Teh kian menjadi sajian hangat di pagi hari yang cocok untuk menemani waktu santai sebelum melakukan aktivitas sehari-hari.

Seringkali kita jumpai berbagai jenis teh di pasaran. Tak jarang juga kita mendengar atau melihat iklan tentang teh dengan berbagai brand dan keunikan-keunikannya. Tahukah kamu orang Indonesia menyukai beberapa teh dengan metode khusus untuk setiap kali penyajiannya? Berikut merupakan jenis-jenis teh yang menjadi favorit masyarakat Indonesia untuk menemani aktivitas lenggangnya setiap hari.

1.      Teh Tubruk
Metode pembuatan teh satu ini memang berbeda dari yang lain. Bahkan, tak  banyak orang yang suka melihat tampilan teh satu ini. Di satu sisi, banyak pula orang-orang yang lebih tertarik untuk menyajikan teh dalam bentuk tubruk. Teh tubruk dapat dikatakan sebagai teh tertua yang tersebar di masyarakat. Sebelum masuknya metode-metode baru, masyarakat kerap menyajikan teh dengan diseduh tanpa disaring. Teh tubruk ini menghadirkan aroma dan cita rasa tersendiri yang tentunya berbeda dengan teh-teh lain. Teh jenis ini akan terkesan lebih original dan unik.

2.      Teh Tarik
Berbeda dengan teh tubruk yang disajikan cukup dengan dituang lalu diseduh, teh satu ini cenderung dikatakan cukup rumit dari segi penyajiannya. Bagaimana tidak, untuk menghasilkan satu teh tarik, kita perlu menarik-narik teh selama beberapa kali dan mengkombinasikannya dengan susu untuk dapat hasil yang maksimal. Cita rasa teh tarik dapat dinikmati siapa saja. Memang dari segi harga, teh tarik cenderung lebih mahal dari teh-teh yang lain. Barangkali bisa karena metode penyajiannya yang agak rumit ataupun memang karena bahan-bahan yang digunakan untuk dapat membuat saran penyajian yang proporsional.

3.      Teh Celup
Seiring perkembangan teknologi, sistem pengemasan pada industri makanan juga semakin berkembang dan terstandar. Salah satu contohnya teh celup. Teh satu ini dikemas dalam wadah yang dapat ditembus oleh air dan tidak sobek atau rusak ketika terkena air panas. Teh celup akan lebih praktis dan simpel. Dari segi packaging menarik serta kemudahan-kemudahan yang ditawarkan juga tidak kalah menarik. Salah satu keuntungan besar dari teh satu ini adalah ketika kita kedatangan tamu dalam jumlah yang cukup banyak akan tetapi kita tidak sempat menyiapkannya sebelumnya. Caranya mudah dan simpel, cukup tuangkan air panas ke dalam tempatnya lalu masukkan teh celup ke dalam air panas tersebut. secara otomatis air akan berubah warna yakni seperti warna teh pada umumnya.

Nah, itu tadi merupakan beberapa jenis teh yang menjadi budaya masyarakat Indonesia sampai hari ini. Apapun jenis tehnya kamu dapat membelinya secara online melalui Aplikasi Titipku. Aplikasi ini menyediakan berbagai produk Usaha Mikro Kecil dan Menengan (UMKM) yang siap edar di pasaran online. Cara penggunaannya mudah cukup download aplikasinya lalu ikuti notifikasi dari perangkat yang bersangkutan. Otomatis akan terdaftar dalam sistem aplikasi dan kita bebas menggunakannya untuk mencari informasi terkait detail produk UMKM.

Jenang, Jajanan Ttradisional yang Terkenal Filosofinya

Image by pulse.lk
Kuliner kini menjadi buruan yang begitu hangat di kalangan masyarakat. Diantara banyaknya kuliner yang ada di tengah masyarakat, jenang menjadi kuliner yang tetap memiliki pasar tersendiri bagi sebagian masyarakat tertentu. Berbahan dasar beras ketan, jajanan pasar tradisional ini menjadi begitu legendaris dengan cita rasanya yang khas. Olahan satu ini berasa manis dan  kenyal sedikit lengket. Itulah yang kemudian menjadi keunikan dari jenang ayu.

Filosofi Jenang
Jenang ternyata merupakan makanan yang sudah ada sejak jaman kerajaan dahulu yakni ketika kemunculan kerajaan Hindu-Budha. Pada waktu itu makanan digunakan sebagai salah satu sarana yang menjadi simbol untuk menghaturkan sesuatu terutama dalam memanjatkan doa-doa dan pujian lainnya. Dikutip dari goodnewsfromindonesia, jenang merupakan salah satu makanan yang dijadikan sebagai simbol doa, persatuan, harapan, dan semangat. Jenang kemudian dijadikan simbol atas wujud rasa syukur masyarakat kepada Sang Pencipta. Jenang sebenarnya terbagi menjadi banyak jenis. Namun, secara keseluruhan filosofi yang terkandung di dalamnya tidak jauh berbeda antara jenang satu dan lainnya.

Jenang seringkali dijumpai ketika ada acara hajatan masyarakat. Seperti acara pernikahan, sepasaran bayi yakni pemberian nama bayi yang lahir, maupun upacara tujuh bulanan. Di acara pernikahan jenang diyakini dapat menghantarkan keberkahan kepada mempelai dan juga keluarga. Sementara ketika jenang digunakan dalam acara pemberian nama, harapannya dapat mendatangkan kebaikan-kebaikan yakni sebagai doa bagi si bayi yang diberi nama tersebut. Untuk acara tujuh bulanan, jenang didaulat sebagai makanan yang khas untuk ibu yang sedang mengandung bayinya.

Jenis-jenis Jenang
Jenang ternyata terdiri dari beberapa jenis. Diantaranya adalah jenang ayu yang biasa dijumpai ketika ada hajatan pernikahan. Biasanya jenang satu ini dihidangkan kepada tamu yang datang sebagai makanan pembuka. Selain itu, ada jenang sumsum. Berbeda dengan jenang ayu, jenang sumsum lebih encer karena menggunakan kuah yang disebut dengan kilang yang terbuat dari gula merah yang dicairkan. Jenang lain yakni jenang procotan yang biasa digunakan saat upacara selamatan ibu hamil atau tujuh bulanan. Kemudian ada jenang abang yang digunakan sebagai perwujudan simbol pada malam suro dan malam-malam pemanjatan doa lainnya. Tidak hanya itu, masyarakat Jawa juga menyediakan jenang ireng dan jenang grendul yang disajikan sebagai kuliner keluarga di rumah.

Diantara banyaknya jenis jenang dan nilai filosofis yang terkandung pada setiap jenisnya, jenang seringkali diproduksi oleh kelompok Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Kini UMKM dapat diakses melalui portal online yakni Titipku. Portal ini menyediakan output berupa aplikasi yang didalamnya terdapat aneka produk UMKM. Dengan demikian, jika hendak berbelanja produk UMKM tidak perlu jauh-jauh ke tempat tujuan hanya cukup dengan melalui Aplikasi Titipku maka semua akan teratasi.




Sabtu, 12 Oktober 2019

Suka Makan Pedas Tapi Sering Mules? Cobain Tips Satu Ini

Image by Freepik
Makanan pedas memang menjadi favorit kebanyakan orang. Namun, apa jadinya jika yang didapat malah perut terasa mules? Terkadang hal-hal sepele seperti ini mudah sekali terjadi pada kita yang sebenarnya memiliki lambung yang memang tidak kuat menampung makanan pedas namun tetap kita paksakan. Alhasil jadi diare, lemas, dan gejala-gejala lainnya timbul. Kalau hanya mules saja mungkin tidak begitu bermasalah, tapi kalau sampai lambung terasa perih? Tidak lucu, bukan? Itulah mengapa kita harus berhati-hati dalam memilih makanan.

Setiap orang memiliki daya tahan lambung yang berbeda-beda. Ada orang yang memang dia tidak masalah sekalipun memakan makanan pedas yang berlebihan. Di sisi lain, ada pula orang yang jika makan makanan yang pedas sedikit saja pasti bermasalah dengan pencernaannya. Maka dari itu, pentinglah kiranya bagi kita untuk memahami karakteristik lambung kita sendiri. Tidak hanya ikut-ikut orang saja, melainkan juga tahu sejauh mana kekuatan dan kemampuan lambung kita dalam menerima asupan dari luar, terutama makanan pedas.

Cabai merupakan sumber utama paling populer dalam menciptakan rasa pedas. Tidak bisa dipungkiri, konsumsi cabai saat ini meningkat. Hal tersebut dibuktikan dengan maraknya tempat-tempat penjual makanan dengan menu spesialnya rasa pedas. Bahkan, contoh kecilnya saja mie itu mempunyai level atau tingkatan kepedasan yang berbeda-beda. Bisa dibayangkan bagaimana rasanya makanan pedas masuk ke perut kita dalam jumlah yang cukup banyak. Diare, bukan?

Bagi kamu penggemar makanan pedas namun khawatir akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan setelahnya seperti perut mules, muntah, pusing, dan gejala lainnya, kamu dapat mengganti rasa pedas yang berasal dari cabai dengan menggunakan lada. Lada dapat memberikan rasa pedas bahkan cukup kuat jika dalam jumlah yang tinggi. Tapi hebatnya, pedas dari lada tidak akan membuat perut terasa mules dan bahkan menjadi diare. Menarik bukan? Pedas dari lada hanya akan berpengaruh pada suhu tubuh. Memang tubuh akan terasa panas ketika kita banyak mengonsumsi lada. Tapi terlepas dari itu, lada ini merupakan salah satu jenis rempah yang aman kita konsumsi dalam jumlah yang cukup banyak, sekedar untuk mendapatkan sensasi pedas seperti rasa cabai. Tidak percaya? Coba dulu dan rasakan reaksinya setelah itu.

Bahkan, saat ini banyak pula para penjual makanan yang menggunakan lada sebagai subtitusi cabai. Hal ini bagus untuk para pembeli yang ingin sekali makan cabai tapi khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dari sistem pencernaan.

Jika kamu suka lada, kamu dapat mencoba mencari makanan-makanan yang menggunakan lada sebagai penambah rasa pedas melalui Aplikasi Titipku. Selain menyediakan ulasan tentang produk-produk seperti kerajinan, mebel, sembako, dan lain sebagainya, aplikasi ini juga menyediakan aneka rekomendasi kuliner yang dapat kamu coba. Yuk, download aplikasinya segera dan selamat berbelanja di Titipku!

Sabtu, 28 September 2019

Jangan Khawatir, Ubi Ungu dapat Atasi Masalah Kulit Belangmu



Photo by freepik
Percaya atau tidak, ubi ungu ternyata dapat membantu mengatasi aneka permasalahan kulit yang sensitif akibat paparan sinar matahari. Bahkan, beberapa literatur menyebutkan ada banyak sekali manfaat ubi ungu untuk kesehatan kulit terutama wajah. Penggunaan jenis umbi satu ini untuk kecantikan memang sedang gencar-gencarnya. Faktanya bahan-bahan alami dan perawatan herbal seperti ini menjadi pilihan dari banyak remaja khususnya wanita saat ini. Hal tersebut kemudian membuat ubi ungu menjadi bahan potensial untuk dijadikan aneka cream maupun dikemas dalam bentuk lain.

Wajah merupakan bagian tubuh yang memiliki sensitifitas tinggi diantara bagian kulit luar lainnya. Permasalahan-permasalahan mulai bermunculan akibat pengaruh lingkungan seperti debu, panas matahari, udara dingin, dan lainnya. Meski banyak pula masalah wajah yang memang sudah bawaan dari orang tersebut seperti kondisi wajah yang kering atau sebaliknya yakni lembab. Sebagai wanita, kita perlu mengetahui kharakteristik kulit wajah kita. Hal ini tak lain agar kita tidak salah langkah dalam merawat kulit sensitif kita.

Kulit kering dapat diatasi dengan menggunakan masker dan aneka pelembab lain sebelum pergi keluar ruangan. Debu-debu dan udara sekitar dapat membuat kulit wajah semakin kering dan terasa panas. Usia wajah dapat terlihat lebih tua ketika kulit kita kering. Wajah juga tidak akan terlihat segar seperti kulit normal lainnya. Begitupun sebaliknya. Kulit yang terlalu lembab tentunya tidak baik untuk wajah. Selain mudah berminyak, kulit yang lembab akan memerah jika terkena paparan sinar matahari akibat aktivitas yang dilakukan di luar ruangan.

Sebagai wanita, tentunya akan merasa serba salah dalam merawat kulit dengan karakteristik yang beragam dan memerlukan sentuhan khusus dalam kesehariannya. Penggunaan kosmetik yang tidak cocok justru dapat membuat kondisi kulit semakin memburuk. Tentunya kita perlu hati-hati dan waspada sekali dalam menyikapi kulit manja kita. Cream-cream yang berguna sebagai pelindung paparan sinar matahari semestinya menjadi perhatian kita mengingat tidak semua cream cocok untuk diaplikasikan pada kulit wajah.

Permasalahan lain dalam kulit selain kering maupun berminyak adalah kulit belang. Masalah ini seringkali terjadi pada wanita yang berhijab. Tidak semua bagian wajah dapat terkena sinar matahari. Biasanya di bagian samping wajah tepatnya di sisi pinggir dari pipi yang rentan terhadap masalah kulit belang. Memang penggunaan sunblock dan semacamnya dapat mengurangi kulit belang tapi tidak seluruhnya. Hal ini karena intensitas terpaparnya sinar matahari pada wajah tidak menentu. Kadangkala dalam sehari dapat terpapar selama berjam-jam, dan ada kalanya hanya beberapa waktu saja. Durasi semacam itu hanya akan menambah belangnya kulit wajah kita.

Sebagian dari kita tentunya akan panik dan khawatir jika ada masalah dalam wajah kita. Bayangkan saja ketika kamu selesai aktivitas di siang hari lalu menanggalkan jilbabmu dan bercermin lalu akan nampak kulit wajahmu yang berbeda warna. Tentunya akan sangat risih, bukan? Ya memang benar. Hal tersebut wajar karena paparan sinar matahari dapat membuat kulit kusam. Kamu cukup perlu menggunakan cream-cream yang mengandung SPF tertentu untuk membantu mengatasi masalah kulit belangmu. Namun, jika kamu termasuk orang yang mempunyai kulit sangat sensitif dan tidak cocok ketika diaplikasikan sebuah cream di wajah, kamu dapat mencoba menggunakan tips satu ini.

Ubi ungu merupakan jenis umbi-umbian yang sering diolah menjadi aneka kuliner khas suatu daerah. Rasanya yang manis dan mengenyangkan karena merupakan sumber karbohidrat untuk tubuh menjadi incaran banyak orang terutama bagi orang yang sedang menjalani program diet. Terlepas dari itu, ternyata ubi ungu bisa juga digunakan sebagai salah satu bahan kecantikan. Biasanya ubi ungu diolah dan dikemas dalam bentuk masker. Masker ubi ungu memiliki banyak khasiat salah satunya untuk mengatasi kulit wajahmu yang belang.

Tahukah kamu mengapa ubi ungu dapat mengatasi kulit belang?
Ubi ungu mengandung vitamin C dan betakaroten yang berfungsi untuk memperbaiki sel-sel kulit mati. Kadar vitamin dan betakaroten dari ubi ungu cukup tinggi. Sangat disayangkan jika ubi ungu hanya diolah menjadi makanan camilan saja seperti yang biasanya kita jumpai di toko-toko oleh-oleh atau camilan. Mengingat ubi ungu memiliki kandungan yang bermanfaat untuk mengatasi masalah kulit, maka perlulah kiranya kita menggunakan bahan alami satu ini sebagai alternatif kita untuk digunakan pada wajah kita. Hal inilah yang kemudian membuat ubi ungu atau yang sering disebut dengan ubi jalar ini dialihkan untuk diolah menjadi bahan kosmetik.  

Bagaimana cara mengaplikasikannya?
Tentunya sangat mudah. Ubi ungu dapat diaplikasikan dengan dua perlakuan yakni dalam kondisi basah atau kering. Untuk yang basah, cukup dengan menghaluskan ubi ungu lalu mengaplikasikannya di wajah dan tunggu beberapa menit lalu bilas dengan air bersih. Sementara itu, untuk yang kering kamu perlu menghaluskan dan mengeringkannya hingga menjadi bubuk. Cara tradisional seperti diiris tipis-tipis lalu dikeringkan kemudian dibuat bubuk tabur ketika sudah kering juga mudah sekali dilakukan. Cara-cara tersebut pada dasarnya tidak mengurangi kandungan yang terdapat dalam ubi ungi. Jadi, kamu dapat memilih diantara keduanya. Cukup mudah, bukan?

Ubi ungu dapat kamu peroleh di aneka swalayan. Bahan ini mudah didapatkan karena sering digunakan masyarakat untuk diolah menjadi produk unggulan dari Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Kamu dapat mengeceknya secara online melalui Aplikasi Titipku. Aplikasi ini dapat kamu unduh melalui Playstore yang ada di HP kamu atau dapat langsung klik link berikut. Setelah itu, cukup login dan masukan data diri kamu lalu nikmati fitur-fitur yang terdapat dalam aplikasi tersebut. Kamu dapat membelanjakan uangmu untuk membeli produk-produk UMKM melalui aplikasi ini. Menarik, bukan?

Tentang Titipku
Titipku merupakan salah satu startup yang bergerak dalam bidang UMKM yakni membantu memasukkan UMKM ke dalam pasar global. Masuknya pasaran global tentunya perlu dibantu dengan adanya koneksi internet dan proses digitalisasi produk. Maka dari itu, Titipku hadir sebagai inisiator digitalisasi UMKM yang ada di Indonesia. Produk-produk yang sudah terdigitalisasi oleh Titipku dapat diakses melalui Aplikasi Titipku yang menarik dan mencakup detail produk mulai dari harga, alamat produksi, dan aneka informasi lainnya. Titipku tidak hanya mengangkat produk untuk masuk ranah digital, tetapi juga mengangkat cerita dibalik proses produksi produk UMKM yang ada di masyarakat.Tak jarang kita temui kisah-kisah inspiratif dari para produsen barang baik dalam skala besar maupun kecil sekalipun. Dari situlah kita akan mendapatkan dua informasi sekaligus yakni seputar produk UMKM dan juga seputar kisah perjuangan dari pelaku UMKM tersebut.

Ayo, bantu UMKM di Indonesia memasuki pasaran online untuk mempercepat dan memperluas penjualan. Seperti yang  kita ketahui bahwasannya hadirnya UMKM di masyarakat dapat membantu menunjang sektor pendapatan negara, maka dari itu mari kita mulai dengan cara kita untuk mendukung perekonomian negara dan juga masyarakat melalui gerakan Jelajah di Aplikasi Titipku.

Jumat, 27 September 2019

Tidak Hanya Gigi, Rambut Rontok Ternyata Bisa Diatasi dengan Daun Sirih



Sumber: intisari.grid.id
Daun sirih yang terkenal khasiatnya untuk mengatasi permasalahan gigi ternyata memiliki fungsi lain yang luar biasa. Tahukah kamu, daun sirih ternyata mengandung eugenol, tannin, saponin, dan berbagai minyak lainnya yang bermanfaat untuk kesehatan salah satunya untuk memperkuat akar rambut. Kandungan tersebut akan memberikan nutrisi pada rambut. Terlebih jika kamu mempunyai rambut yang cenderung tidak kuat dan menyebabkan mudah rontok. Kamu perlu mencoba merasakan khasiat daun sirih untuk memperbaiki kekuatan rambut agar tidak mudah rontok.

Rambut merupakan salah satu aset bagi seorang wanita. Terlebih jika kamu termasuk wanita yang sering tampil di depan umum, tentunya tidak mau jika rambut yang terurai itu ternyata berjatuhan di bajumu. Hal tersebut hanya akan mengurangi tingkat kepercayaan diri, bukan? Tapi tidak perlu khawatir. Seiring perkembangan riset dan teknologi, ternyata daun sirih mampu mengatasi permasalahan rambut. Kita sering mendengar aneka manfaat dan keampuhan lain dari daun sirih untuk kesehatan gusi dan gigi seperti memperkuat dan mencegah gigi berlubang. Maka tak jarang jika kita sering menjumpai pasta gigi yang beredar di pasaran itu mengandung daun sirih. Beberapa produk kecantikan dan kewanitaan lain juga menggunakan daun sirih karena ia mengandung antiseptik yang bagus untuk melawan bakteri dan semacamnya. Lalu, bagaimana dengan rambut?

Setiap orang memiliki rambut yang berbeda-beda baik jenis dan kekuatannya. Ada yang memiliki rambut hitam lebat, bahkan rambutnya kuat dan tidak mudah putus. Di sisi lain, ada juga rambut yang tipis dan sensitif sekali karena mudah putus. Bahkan, ada orang dengan rambut yang mudah sekali rontok. Penyebab rambut rontok memang beragam. Bisa dari faktor internal seperti rambut itu sendiri atau karena faktor eksternal yang biasanya disebabkan oleh lingkungan dan cara perawatan rambut setiap harinya. Tentunya kita harus memahami, rambut yang kita punyai itu masuk dalam kategori yang mana. Sehingga, untuk perawatan kedepan kita tidak salah langkah. Kesalahan-kesalahan kecil seperti terlalu lama mengikat rambut saja ternyata dapat menyebabkan rambut rontok. Bahkan, permasalahan lain seperti terlalu lama menutup rambut dapat menyebabkan rambut kurang vitamin alami dari cahaya matahari sehingga tak jarang yang kita dapati hanya rambut rontok dan tidak sehat.

Permasalahan tentang rambut dapat ditilik dari akar rambut itu sendiri. Kekuatan akar rambut akan menentukan kemampuan adaptasi baik untuk mempertahankan rambut agar tidak rontok dan tetap sehat maupun menerima terpaan dari luar seperti pengaruh suhu, cuaca, dan bahkan sampo yang kita gunakan untuk membersihkan rambut. Mencuci rambut atau keramas setiap hari ternyata tidak baik untuk kesehatan rambut. Terlalu sering dicuci menyebabkan rambut mudah rusak. Apalagi jika kita mengeringkan rambut dengan bantuan alat seperti hair dryer. Efek panas yang keluar dari pengering elektrik tersebut berpengaruh kurang baik untuk kulit kepala dan juga batang rambut itu sendiri. Berbeda halnya jika kita mengeringkan rambut dengan handuk dan dibiarkan kering secara alami yakni terkena terpaan angin atau sinar matahari. Tentu itu akan lebih bagus untuk kesehatan rambut. Yang kemudian menjadi catatan adalah tidak semua orang mempunyai waktu luang terutama dalam mengurus hal-hal kecil seperti rambut. Maka ia akan memilih untuk mengeringkan rambut dengan cara-cara instant seperti menggunakan pengering elektrik.

Perawatan rambut dapat dibantu dengan menggunakan vitamin rambut yang dapat kita beli di swalayan terdekat. Namun, alangkah lebih baiknya jika kita merujuk pada bahan-bahan herbal. Di samping sehat dan bagus untuk menjaga perawatan alamiah, dari segi harganyapun juga cukup terjangkau. Cara penggunaannya pun juga sederhana. Kita akan mendapatkan keuntungan yang berlipat jika beralih menggunakan bahan-bahan herbal. Jika kamu mempunyai permasalahan serius yang berkaitan dengan rambut, cobalah untuk menggunakan tips penggunaan daun sirih berikut untuk mengatasi permasalahan menjengkelkan seperti rambut rontok.
Sumber: arah.com
Bagaimana caranya?
Pada dasarnya perawatan dengan menggunakan daun sirih cukup simpel dan tidak begitu ribet. Cukup dengan menyiapkan daun sirih lalu tumbuk atau hancurkan hingga lembut dan campur sedikit dengan air. Kamu juga bisa menambahkan bahan lain seperti wijen sebagai campuran dari daun sirih. Setelah itu, kamu dapat mengaplikasikannya secara langsung di kulit kepala kamu. Pijat rata, dan tunggu hingga beberapa menit. Setelah itu bilas dengan air hingga bersih. Untuk hasil yang maksimal, kamu tentunya perlu membuka pori-pori yang ada di kulit kepalamu dengan cara yang tepat yakni awali dengan menggunakan air hangat untuk membasahi seluruh kulit kepala dan rambut, kemudian gunakan daun sirih yang sudah kamu siapkan. Terakhir bilas dengan air dingin. Apa fungsinya? Air hangat dapat membantu untuk membuka pori-pori yang ada di kulit, sementara air dingin dapat membantu menutupnya dengan baik dan lebih cepat. Yuk, coba perawatan alami satu ini di rumah.

Di mana kamu bisa mendapatkan daun sirih?
Daun ini mudah kamu temui di manapun. Kamu juga bisa menanamnya sendiri di rumah karena tanaman ini juga bagus untuk tanaman hias. Jika kamu menemukan tempat penjualan bibit daun sirih atau hal lain tentang daun sirih, kamu dapat membagikannya melalui Aplikasi Titipku. Dalam aplikasi ini terdapat fitur Jelajah di mana kamu dapat menuliskan cerita atau ulasanmu disana. Caranya bagaimana? Download aplikasi tersebut di Playstore atau klik link berikut. Aplikasi ini juga dapat membantumu menemukan banyak informasi terkait produk-produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang ada di masyarakat. Selamat mencoba!