Jumat, 27 September 2019

Tidak Hanya Gigi, Rambut Rontok Ternyata Bisa Diatasi dengan Daun Sirih



Sumber: intisari.grid.id
Daun sirih yang terkenal khasiatnya untuk mengatasi permasalahan gigi ternyata memiliki fungsi lain yang luar biasa. Tahukah kamu, daun sirih ternyata mengandung eugenol, tannin, saponin, dan berbagai minyak lainnya yang bermanfaat untuk kesehatan salah satunya untuk memperkuat akar rambut. Kandungan tersebut akan memberikan nutrisi pada rambut. Terlebih jika kamu mempunyai rambut yang cenderung tidak kuat dan menyebabkan mudah rontok. Kamu perlu mencoba merasakan khasiat daun sirih untuk memperbaiki kekuatan rambut agar tidak mudah rontok.

Rambut merupakan salah satu aset bagi seorang wanita. Terlebih jika kamu termasuk wanita yang sering tampil di depan umum, tentunya tidak mau jika rambut yang terurai itu ternyata berjatuhan di bajumu. Hal tersebut hanya akan mengurangi tingkat kepercayaan diri, bukan? Tapi tidak perlu khawatir. Seiring perkembangan riset dan teknologi, ternyata daun sirih mampu mengatasi permasalahan rambut. Kita sering mendengar aneka manfaat dan keampuhan lain dari daun sirih untuk kesehatan gusi dan gigi seperti memperkuat dan mencegah gigi berlubang. Maka tak jarang jika kita sering menjumpai pasta gigi yang beredar di pasaran itu mengandung daun sirih. Beberapa produk kecantikan dan kewanitaan lain juga menggunakan daun sirih karena ia mengandung antiseptik yang bagus untuk melawan bakteri dan semacamnya. Lalu, bagaimana dengan rambut?

Setiap orang memiliki rambut yang berbeda-beda baik jenis dan kekuatannya. Ada yang memiliki rambut hitam lebat, bahkan rambutnya kuat dan tidak mudah putus. Di sisi lain, ada juga rambut yang tipis dan sensitif sekali karena mudah putus. Bahkan, ada orang dengan rambut yang mudah sekali rontok. Penyebab rambut rontok memang beragam. Bisa dari faktor internal seperti rambut itu sendiri atau karena faktor eksternal yang biasanya disebabkan oleh lingkungan dan cara perawatan rambut setiap harinya. Tentunya kita harus memahami, rambut yang kita punyai itu masuk dalam kategori yang mana. Sehingga, untuk perawatan kedepan kita tidak salah langkah. Kesalahan-kesalahan kecil seperti terlalu lama mengikat rambut saja ternyata dapat menyebabkan rambut rontok. Bahkan, permasalahan lain seperti terlalu lama menutup rambut dapat menyebabkan rambut kurang vitamin alami dari cahaya matahari sehingga tak jarang yang kita dapati hanya rambut rontok dan tidak sehat.

Permasalahan tentang rambut dapat ditilik dari akar rambut itu sendiri. Kekuatan akar rambut akan menentukan kemampuan adaptasi baik untuk mempertahankan rambut agar tidak rontok dan tetap sehat maupun menerima terpaan dari luar seperti pengaruh suhu, cuaca, dan bahkan sampo yang kita gunakan untuk membersihkan rambut. Mencuci rambut atau keramas setiap hari ternyata tidak baik untuk kesehatan rambut. Terlalu sering dicuci menyebabkan rambut mudah rusak. Apalagi jika kita mengeringkan rambut dengan bantuan alat seperti hair dryer. Efek panas yang keluar dari pengering elektrik tersebut berpengaruh kurang baik untuk kulit kepala dan juga batang rambut itu sendiri. Berbeda halnya jika kita mengeringkan rambut dengan handuk dan dibiarkan kering secara alami yakni terkena terpaan angin atau sinar matahari. Tentu itu akan lebih bagus untuk kesehatan rambut. Yang kemudian menjadi catatan adalah tidak semua orang mempunyai waktu luang terutama dalam mengurus hal-hal kecil seperti rambut. Maka ia akan memilih untuk mengeringkan rambut dengan cara-cara instant seperti menggunakan pengering elektrik.

Perawatan rambut dapat dibantu dengan menggunakan vitamin rambut yang dapat kita beli di swalayan terdekat. Namun, alangkah lebih baiknya jika kita merujuk pada bahan-bahan herbal. Di samping sehat dan bagus untuk menjaga perawatan alamiah, dari segi harganyapun juga cukup terjangkau. Cara penggunaannya pun juga sederhana. Kita akan mendapatkan keuntungan yang berlipat jika beralih menggunakan bahan-bahan herbal. Jika kamu mempunyai permasalahan serius yang berkaitan dengan rambut, cobalah untuk menggunakan tips penggunaan daun sirih berikut untuk mengatasi permasalahan menjengkelkan seperti rambut rontok.
Sumber: arah.com
Bagaimana caranya?
Pada dasarnya perawatan dengan menggunakan daun sirih cukup simpel dan tidak begitu ribet. Cukup dengan menyiapkan daun sirih lalu tumbuk atau hancurkan hingga lembut dan campur sedikit dengan air. Kamu juga bisa menambahkan bahan lain seperti wijen sebagai campuran dari daun sirih. Setelah itu, kamu dapat mengaplikasikannya secara langsung di kulit kepala kamu. Pijat rata, dan tunggu hingga beberapa menit. Setelah itu bilas dengan air hingga bersih. Untuk hasil yang maksimal, kamu tentunya perlu membuka pori-pori yang ada di kulit kepalamu dengan cara yang tepat yakni awali dengan menggunakan air hangat untuk membasahi seluruh kulit kepala dan rambut, kemudian gunakan daun sirih yang sudah kamu siapkan. Terakhir bilas dengan air dingin. Apa fungsinya? Air hangat dapat membantu untuk membuka pori-pori yang ada di kulit, sementara air dingin dapat membantu menutupnya dengan baik dan lebih cepat. Yuk, coba perawatan alami satu ini di rumah.

Di mana kamu bisa mendapatkan daun sirih?
Daun ini mudah kamu temui di manapun. Kamu juga bisa menanamnya sendiri di rumah karena tanaman ini juga bagus untuk tanaman hias. Jika kamu menemukan tempat penjualan bibit daun sirih atau hal lain tentang daun sirih, kamu dapat membagikannya melalui Aplikasi Titipku. Dalam aplikasi ini terdapat fitur Jelajah di mana kamu dapat menuliskan cerita atau ulasanmu disana. Caranya bagaimana? Download aplikasi tersebut di Playstore atau klik link berikut. Aplikasi ini juga dapat membantumu menemukan banyak informasi terkait produk-produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang ada di masyarakat. Selamat mencoba!






Berapa Kali Kamu Belanja dalam Sehari?

Photo by freestock.org on Unsplash
Gaya hidup seseorang memang beragam. Setiap orang  mempunyai keunikan masing-masing dari kebiasaannya. Contohnya dalam berbelanja. Seperti yang kita tau, belanja merupakan salah satu kebutuhan dan juga bisa menjadi sebuah keinginan belaka saja. Terkadang ada orang yang belanja  memang karena untuk memenuhi kebutuhan kesehariannya. Bahkan aktivitas berbelanja sudah dijadwalkan dan menjadi rutinitas yang harus dilakukan ketika waktunya tiba. Namun, berbeda halnya dengan belanja yang hanya mengedepankan keinginan saja. Tipe orang jenis ini cenderung boros dan dapat dikatakan hedon. Mengapa demikian? Tentu saja karena ia membelanjakan uangnya hanya untuk barang-barang yang ia ingin beli yang mungkin sebenarnya itu bukan barang yang ia butuhkan. Entah saat ini atau mendatang.

Siapa yang tidak tertarik ketika melihat barang-barang yang memikat mata? Hal semacam ini sangat sering terjadi ketika kita jalan-jalan dan hanya lihat-lihat saja tanpa ada tujuan ingin membeli barang sebelumnya. Seperti kita sedang bermain ke pusat perbelanjaan dan sekedar ingin memanjakan mata. Sebenarnya ini tidak menjadi masalah ketika kita punya cukup uang dan mampu membeli setiap barang yang kita inginkan, namun jika kondisinya kita sedang tidak membawa uang yang cukup tentunya hanya akan semakin membuat kita khawatir jika nanti barang tersebut sudah sold out ketika kita kembali membawa uang untuk itu. Hal itu sering disebut dilema dalam belanja. Apakah hal ini pernah terjadi padamu? Lalu, apa yang kamu lakukan untuk itu? 

Berbelanja dapat dilakukan di mana saja dan dengan cara apa saja. Mungkin jaman dulu jika ingin belanja kita harus pergi ke suatu tempat dan melakukan transaksi secara langsung dengan penjual. Setelah itu baru kita dapat membawa barang tersebut pulang. Namun, saat ini kita dapat berbelanja cukup dengan bantuan komputer atau smartphone yang terkoneksi dengan internet lalu kita dapat memilih barang-barang yang dijual. Ini dinamakan berbelanja dengan sistem online. Kita tidak perlu repot-repot pergi hanya untuk berbelanja. Cukup duduk manis di rumah, dan tunggu saja nanti barang yang kita beli akan tiba dengan sendirinya yakni dengan dikirim paket. Memang, berbelanja dengan sistem online memungkinkan terjadi komplain terkait barang. Contoh kecilnya barang yang kita pesan tidak sesuai dengan yang dikirimkan. Hal tersebut menjadi sesuatu yang wajar karena sistem belanja yang dalam jaringan (online) sehingga kita tidak bisa melihadetail barang yang akan kita beli. Kita juga harus menanggung biaya pengiriman barang yang kita beli. Semakin banyak barang dan semakin jauh lokasi pengiriman tentunya akan memakan biaya yang berbeda bahkan lebih banyak pula.

Perlu diketahui, masing-masing sistem belanja memiliki kekurangan dan keunggulan masing-masing. Kekurangan yang ada akan menjadi sesuatu yang menguntungkan ketika kita sedang disibukkan oleh kegiatan yang ada dan kita tidak memiliki cukup banyak waktu untuk pergi ke tempat perbelanjaan. Begitupun sebaliknya. Keuntungan dari berbelanja sistem online tersebut dapat merugikan apabila kita dirasa mampu untuk pergi langsung ke tempat belanjanya tapi memilih untuk belanja online. Keduanya mempunyai impact yang berbeda kepada kita. Tapi tidak perlu khawatir, ini merupakan sebuah pilihan. Masing-masing orang bebas menentukan cara berbelanja mereka sesuai dengan kebutuhan dan keinginan mereka.

Berapa kali kamu berbelanja dalam sehari?
Sebuah pertanyaan yang menggelitik apabila kita termasuk orang yang suka berbelanja terlebih dengan banyak munculnya portal-portal belanja online saat ini. Kemudahan sistem, akan membuat kita intensitas belanja kita meningkat. Itu hal yang wajar, bukan? Ketika teknologi hadir dan dirasa menguntungkan keseharian kita, pasti akan selalu kita manfaatkan. Salah satunya untuk berbelanja.

Di mana kamu biasa berbelanja?
Berbelanja di swalayan sudah tidak jaman lagi bagi kalian yang terlalu disibukkan dengan aktivitas dan tugas menumpuk yang harus segera diselesaikan. Sebagai alternatif, belanja onlinelah yang menjadi pilihan ketika dalam kondisi seperti itu. Titipku merupakan salah satu startup yang bergerak untuk membantu digitalisasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang ada di Indonesia.  Adanya Titipku tentunya dapat mempercepat penjualan suatu produk atau jasa karena sudah masuk sistem online mengingat saat ini banyak orang-orang yang berpindah haluan untuk berbelanja lewat sistem online. Titipku tersedia dalam bentuk aplikasi yang dapat kamu download di sini. Di dalamnya terdapat tempat-tempat yang direkomendasikan untuk kamu yang mau berbelanja. Banyak sekali UMKM yang sudah masuk dalam daftar Titipku. Kamu bisa memesan produk tersebut dan lakukan transaksi. Produk yang kamu pesan akan dikirim dengan cepat ke tempat tujuan yang dituliskan sebelumnya.

Mengapa Titipku?
Titipku lebih mengangkat potensi lokal yang ada di masyarakat. produk-produk yang ada di masyarakat dan belum pernah memasuki pasaran online akan didigitalisasikan oleh Titipku. Dengan demikian, kamu tidak perlu jauh-jauh mengunjungi pusat UMKM yang ada, tapi cukup dengan membuka Aplikasi Titipku dan lakukan pembelian disitu. Di samping itu, Titipku juga menyediakan fitur Jelajah yang menarik. Kamu dapat menuliskan ulasan mengenai produk-produk UMKM yang kamu temui lalu mengunggahnya di Aplikasi Titipku. Kamu akan memperoleh reward dari tulisanmu itu. Menarik bukan? Ayo berbelanja di Titipku dan tulis cerita UMKM yang kamu temui di fitur Jelajah yang ada di Aplikasi Titipku.


Mari, jadi bagian dari proses digitalisasi UMKM yang ada di Indonesia!  

Kamis, 01 Agustus 2019

Generasi Muda: Produsen atau Konsumen?


Sumber: https://www.freepik.com
Trend mengenai bisnis rintisan atau yang biasa disebut startup mulai terdengar sejak tahun 2010. Dilansir dari bisnis.tempo.co, awal mula kemunculan startup ini dari bisnis pusat perbelanjaan yakni Tokopedia kemudian disusul layanan kendaraan atau biasa kita kenal sebagai Go-Jek pada tahun 2014. Bahkan, kedua startup tersebut saat ini sudah memasuki golongan decacorn tepat diatas unicorn dengan valuasi diatas US$ 10 milyar. Angka tersebut bukanlah nominal yang kecil mengingat tingginya persaingan yang ketat dalam dunia bisnis digital.

Startup digital yang ada di Indonesia dimotori oleh orang-orang yang kreatif dan mau mengambil resiko. Kebanyakan dari mereka adalah para generasi muda. Lantas, seberapa besar kompetensi yang harus dimiliki para pemuda Indonesia  dalam menyumbangkan perekonomian untuk bangsa dan negara ini? Jawabannya ada pada diri kita selayaknya para motor pergerakan dari bisnis yang ada di dunia ini. Kemampuan berpikir kreatif perlu diasah dan diujicobakan dalam dunia perbisnisan. Tak jarang banyak startup yang hanya bertahan dalam dua sampai tiga tahun pertama karena tidak dapat mempertahankan sisi keunggulan produk atau jasa yang ditawarkan. Maka dari itu, hadirnya sosok-sosok unggul putra bangsa sangat dinantikan untuk berkecimpung dalam ranah bisnis digital.

Bapak presiden pertama kita, Ir. Soekarno selalu menggadang-gadang peran para pemuda untuk menakhlukkan dunia. Dalam retorikanya, Ir. Soekarno mengatakan bahwa pemuda inilah yang dapat membuat dunia berguncang. Jika kita tarik sedikit benang merahnya, keguncangan dunia tidak semata-mata pada konteks angkat senjata. Keguncangan dapat menyudut pada kreativitas pemuda dalam menyumbangkan ide-ide dan gagasannya untuk perubahan yang ada di dunia ini. Sektor perekonomian merupakan sektor yang riskan dalam menuangkan sejarah peradaban besar. Ukuran kekayaan dan kemakmuran suatu negara dapat dilihat dari perekonomian yang ada di dalamnya. Wajar saja jika para pembesar bangsa Indonesia ini menggaungkan partisipasi pemuda untuk turut mendongkrak sektor-sektor yang dibutuhkan demi perkembangan negara.

Cerita perjalanan para pemuda yang berkecimpung di dunia bisnis dengan mencoba membuat karya-karya inovatifnya seringkali kita temui di berbagai media yang beredar di masyarakat. Tak jarang dari mereka yang gagal hingga akhirnya berhenti begitupun sebaliknya ada yang tetap berjuang memperbaiki dan menemukan solusi atas kegagalan yang dilakukan. Pada dasarnya dalam dunia bisnis dibutuhkan adanya ketekukan. Ketika jiwa tekun sudah melekat dalam diri kita, bahkan untuk kata gagal sekalipun akan menjadi sesuatu yang diwajarkan. Kegagalan dapat dengan mudahnya menghampiri siapapun tanpa memandang bisnis apa yang digeluti. Hanya saja, kesuksesan selalu datang pada orang-orang yang mau menjadikan kegagalan sebagai bahan evaluasi dan pertimbangan untuk memperbaiki kesalahan sebelumnya.

Usaha evaluasi dan inovasi menempatkan pemuda sebagai seorang produsen. Buah dari pemikiran generasi ini dapat menjadi pendongkrak kemajuan suatu bangsa. Berbeda halnya dengan orang-orang yang hanya menunggu datangnya karya hasil inovasi. Kecenderungan untuk menggunakan jasa atau produk yang tersedia menempatkan orang-orang di sini sebagai user atau konsumen. Budaya praktis dan hedonis seakan sudah melekat pada masyarakat kelompok ini. Generasi muda mempunyai potensi besar untuk digali. Akan sangat disayangkan ketika keberadaan ini kurang dioptimalkan untuk membantu roda perekonomian di Indonesia pada khususnya. Salah satu bentuk optimalisasi yang dapat dilakukan adalah mendorong program kreativitas pemuda melalui usaha rintisan berbasis digital. Melalui aplikasi Titipku kita berupaya untuk memajukan bisnis inovatif anak bangsa yang mencoba mengangkat potensi UMKM yang ada di masyarakat dan mempromosikannya melalui portal online. Hal tersebut dapat memudahkan konsumen untuk menemukan produk yang dipasarkan melalui aplikasi titipku. Aplikasi ini dapat diunduh dengan mudah melalui playstore atau klik link berikut https://play.google.com/store/apps/details?id=com.titipku.alpha&hl=en.

Ayo dukung pergerakan pemuda Indonesia dalam mengembangkan bisnis rintisannya!