Senin, 11 November 2019

Minum di Sela-sela Makan, Sehatkah?

Image by Freepik
Makanan yang masuk ke mulut akan lebih cepat turun sampai ke lambung apabila kita guyur dengan air. Tapi, tahukah kamu bahwa minum air untuk membantu mendorong makanan agar cepat masuk ke sistem pencernaan itu kurang baik untuk kelangsungan pencernaan makanan dalam tubuh itu sendiri? Banyak orang yang mengabaikan hal tersebut. Tak jarang minuman akan habis bersamaan dengan habisnya makanan.

Kita sepakat bahwa air dapat membantu makanan berjalan jauh lebih cepat dibandingkan dengan dikunyak biasa. Jika dengan dikunyah kita harus menunggu kunyahan berkali-kali hingga makanan halus dan mudah di telan, namun dengan adanya air akan membantu kita untuk makan jauh lebih cepat. Kita tidak perlu mengunyah makanan hingga halus, cukup beberapa kali saja lalu bantu dorong dengan air. Air juga dapat menghindari mulut yang tersedak akibat makanan yang masuk.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi cairan di sela-sela makan dapat merusak enzim yang ada di pencernaan dan lambung. Sehingga, yang terjadi bukan makanan cepat dicerna melainkan malah sulit dicerna. Hal tersebut diakibatkan oleh kerusakan enzim yang ada di sistem pencernaan. Pada saat kita makan, lambung akan siap menerima makanan yang kita konsumsi, setelah makanan masuk ke lambung baru kemudian cairan dapat masuk ke lambung. Hal tersebut tentunya ada ilmunya sendiri mengapa harus bergantian. 

Mendahulukan minum atau mengakhirkan minum merupakan solusi untuk mengantisipasi terjadinya kerusakan enzim yang ada di lambung dan pencernaan. Terlebih, untuk membantu program diet, minum air sebelum makan dapat membantu menurunkan berat badan secara efektif. Selain itu, minum setelah selesai makan juga akan membantu pencernaan bekerja lebih stabil dan optimal. Air tidak akan menganggu proses kerja enzim-enzim yang ada di sistem pencernaan jika kita bisa mengatur kapan air boleh masuk ke lambung.

Waktu yang tepat untuk minum air adalah setelah makan. Lebih bagusnya lagi air yang diminum ketika selesai makan adalah air hangat. Jika kita terlalu banyak mengonsumsi makanan yang berminyak dan berlemak pada saat makan, maka air putih hangat dapat membantu meluruhkan minyak-minyak yang ada di tenggorokan. Hal tersebut akan membuat tenggorokan terasa ringan dan kadar minyak pada makanan akan luruh bersamaan dengan makanan yang masuk.

Minuman apa yang biasa kamu konsumsi selepas makan? Tentunya ada banyak sekali varian minuman yang digemari banyak orang. Yuk, cek minuman-minuman favorit melalui Aplikasi Titipku. Aplikasi ini menyediakan makanan, minuman, sembako lain, beserta produk-produk lainnya. Ayo tunggu apalagi, penuhi asupan makanmu melalui Aplikasi Titipku.

Selasa, 08 Oktober 2019

Ini Dia Pewarna Alami Makanan yang Aman dan Menyehatkan


Warna dan cita rasa makanan akan mengundang selera tersendiri bagi setiap orang. Diantara pewarna makanan yang dapat digunakan untuk campuran bahan konsumsi, pewarna alami yang terdapat dari tumbuh-tumbuhan adalah yang paling aman digunakan. Pewarna dari tumbuhan ini biasanya terdapat pada daun, kulit pohon, akar, buah, dan bagian-bagian lainnya. Tumbuhan khususnya daun, mempunyai pigmen yang dapat bercampur dengan bahan-bahan lain sehingga warna daripada daun akan larut dalam makanan. Cara pewarnaan dapat dilakukan melalui beberapa teknik seperti perebusan secara bersamaan, parutan yang ditambahkan sedikit air lalu disaring, atau bahkan pewarnaan secara langsung. Beberapa teknik tersebut bergantung pada jenis tanaman yang digunakan sebagai bahan pewarna. Berikut bahan-bahan pewarna alami yang dapat kamu gunakan sebagai pewarna makanan tanpa khawatir ada bahan kimia yang mencampurinya.

1.      Secang
Sumber: sajiansedap.grid.id
Tanaman satu ini biasa digunakan sebagai bahan campuran jamu tradisional. Sekilas kulit kayu ini memang biasa saja, namun begitu kamu merebusnya, baru keluarlah warna merah pekat pada tanaman satu ini. Kulit kayu secang dapat digunakan sebagai pewarna merah pada makanan dan minuman.

2.      Kunyit 
Sumber: freepik.com
Rempah satu ini biasa digunakan untuk memberikan warna kuning pada makanan. Jika kamu ingin membuat tumpeng nasi kuning, kunyit bisa jadi pilihan terbaikmu dalam memberikan warna kuning pada nasi. Tidak hanya sebagai pewarna saja, tetapi kunyit juga bisa digunakan sebagai bumbu pada masakan. Kunyit hampir tidak pernah dilupakan dalam bumbu gulai ayam pada masakan tradisional. Warna dan aroma pada kunyit menjadi ciri khas dari kelezatan masakan tradisional satu ini.

3.      Daun Suji
Sumber: Demedia Pustaka
Bagi kamu yang ingin membuat tambahan warna hijau pada minuman, daun suji nampaknya bisa menjadi solusinya. Warna hijau yang pekat pada daun suji dapat dengan mudah larut dalam air. Jadi, tidak perlu khawatir untuk menggunakan bahan satu ini sebagai pilihan warna pada campuran es.

4.      Ubi Ungu
Sumber: freepik.com
Aneka jajanan pasar biasa diolah dengan tampilan yang menarik agar dapat menggiurkan selera konsumen. Warna ungu pada jajanan pasar dapat dibuat dengan mencampurkan ubi ungu pada makanan tersebut. Caranya mudah, cukup dengan menghaluskan ubi ungu lalu disaring. Air saringan dari ubi ungu dapat langsung dicampurkan dalam olahan makanan yang akan kamu buat.

Walaupun sekarang sudah banyak kita temui aneka pewarna alami instans yakni yang tersedia dalam kemasan, tetapi cita rasa dari masakan akan jauh berbeda dibandingkan dengan yang menggunakan bahan alami langsung. Bagaimanapun juga pada proses pembuatan hingga pengemasan bumbu-bumbu dan pewarna alami instant ini pasti menggunakan sentuhan bahan kimia sebagai pengawet daripada produk tersebut. Jadi, untuk kamu yang mau menikmati makanan sehat, pastikan kamu memakai bahan-bahan alami dari tumbuh-tumbuhan yang ada di sekitarmu.

Ayo wujudkan generasi sehat dengan mengurangi penggunaan bahan pewarna makanan yang terbuat dari bahan kimia! Jika kamu sudah untuk mendapatkan barang pewarna alami diatas, kamu dapat memesan melalui Aplikasi Titipku. Aplikasi ini menyediakan bahan-bahan kebutuhan sehari-hari, mulai dari makanan, fashion, kerajinan, dan barang-barang unik lainnya. Ayo pasang unduh aplikasi ini melalui Playstore di ponselmu dan dapatkan tawaran-tawaran menarik lainnya dari Titipku. Selamat berbelanja!