Selasa, 08 Oktober 2019

Ini Dia Pewarna Alami Makanan yang Aman dan Menyehatkan


Warna dan cita rasa makanan akan mengundang selera tersendiri bagi setiap orang. Diantara pewarna makanan yang dapat digunakan untuk campuran bahan konsumsi, pewarna alami yang terdapat dari tumbuh-tumbuhan adalah yang paling aman digunakan. Pewarna dari tumbuhan ini biasanya terdapat pada daun, kulit pohon, akar, buah, dan bagian-bagian lainnya. Tumbuhan khususnya daun, mempunyai pigmen yang dapat bercampur dengan bahan-bahan lain sehingga warna daripada daun akan larut dalam makanan. Cara pewarnaan dapat dilakukan melalui beberapa teknik seperti perebusan secara bersamaan, parutan yang ditambahkan sedikit air lalu disaring, atau bahkan pewarnaan secara langsung. Beberapa teknik tersebut bergantung pada jenis tanaman yang digunakan sebagai bahan pewarna. Berikut bahan-bahan pewarna alami yang dapat kamu gunakan sebagai pewarna makanan tanpa khawatir ada bahan kimia yang mencampurinya.

1.      Secang
Sumber: sajiansedap.grid.id
Tanaman satu ini biasa digunakan sebagai bahan campuran jamu tradisional. Sekilas kulit kayu ini memang biasa saja, namun begitu kamu merebusnya, baru keluarlah warna merah pekat pada tanaman satu ini. Kulit kayu secang dapat digunakan sebagai pewarna merah pada makanan dan minuman.

2.      Kunyit 
Sumber: freepik.com
Rempah satu ini biasa digunakan untuk memberikan warna kuning pada makanan. Jika kamu ingin membuat tumpeng nasi kuning, kunyit bisa jadi pilihan terbaikmu dalam memberikan warna kuning pada nasi. Tidak hanya sebagai pewarna saja, tetapi kunyit juga bisa digunakan sebagai bumbu pada masakan. Kunyit hampir tidak pernah dilupakan dalam bumbu gulai ayam pada masakan tradisional. Warna dan aroma pada kunyit menjadi ciri khas dari kelezatan masakan tradisional satu ini.

3.      Daun Suji
Sumber: Demedia Pustaka
Bagi kamu yang ingin membuat tambahan warna hijau pada minuman, daun suji nampaknya bisa menjadi solusinya. Warna hijau yang pekat pada daun suji dapat dengan mudah larut dalam air. Jadi, tidak perlu khawatir untuk menggunakan bahan satu ini sebagai pilihan warna pada campuran es.

4.      Ubi Ungu
Sumber: freepik.com
Aneka jajanan pasar biasa diolah dengan tampilan yang menarik agar dapat menggiurkan selera konsumen. Warna ungu pada jajanan pasar dapat dibuat dengan mencampurkan ubi ungu pada makanan tersebut. Caranya mudah, cukup dengan menghaluskan ubi ungu lalu disaring. Air saringan dari ubi ungu dapat langsung dicampurkan dalam olahan makanan yang akan kamu buat.

Walaupun sekarang sudah banyak kita temui aneka pewarna alami instans yakni yang tersedia dalam kemasan, tetapi cita rasa dari masakan akan jauh berbeda dibandingkan dengan yang menggunakan bahan alami langsung. Bagaimanapun juga pada proses pembuatan hingga pengemasan bumbu-bumbu dan pewarna alami instant ini pasti menggunakan sentuhan bahan kimia sebagai pengawet daripada produk tersebut. Jadi, untuk kamu yang mau menikmati makanan sehat, pastikan kamu memakai bahan-bahan alami dari tumbuh-tumbuhan yang ada di sekitarmu.

Ayo wujudkan generasi sehat dengan mengurangi penggunaan bahan pewarna makanan yang terbuat dari bahan kimia! Jika kamu sudah untuk mendapatkan barang pewarna alami diatas, kamu dapat memesan melalui Aplikasi Titipku. Aplikasi ini menyediakan bahan-bahan kebutuhan sehari-hari, mulai dari makanan, fashion, kerajinan, dan barang-barang unik lainnya. Ayo pasang unduh aplikasi ini melalui Playstore di ponselmu dan dapatkan tawaran-tawaran menarik lainnya dari Titipku. Selamat berbelanja!

Sabtu, 28 September 2019

Jangan Khawatir, Ubi Ungu dapat Atasi Masalah Kulit Belangmu



Photo by freepik
Percaya atau tidak, ubi ungu ternyata dapat membantu mengatasi aneka permasalahan kulit yang sensitif akibat paparan sinar matahari. Bahkan, beberapa literatur menyebutkan ada banyak sekali manfaat ubi ungu untuk kesehatan kulit terutama wajah. Penggunaan jenis umbi satu ini untuk kecantikan memang sedang gencar-gencarnya. Faktanya bahan-bahan alami dan perawatan herbal seperti ini menjadi pilihan dari banyak remaja khususnya wanita saat ini. Hal tersebut kemudian membuat ubi ungu menjadi bahan potensial untuk dijadikan aneka cream maupun dikemas dalam bentuk lain.

Wajah merupakan bagian tubuh yang memiliki sensitifitas tinggi diantara bagian kulit luar lainnya. Permasalahan-permasalahan mulai bermunculan akibat pengaruh lingkungan seperti debu, panas matahari, udara dingin, dan lainnya. Meski banyak pula masalah wajah yang memang sudah bawaan dari orang tersebut seperti kondisi wajah yang kering atau sebaliknya yakni lembab. Sebagai wanita, kita perlu mengetahui kharakteristik kulit wajah kita. Hal ini tak lain agar kita tidak salah langkah dalam merawat kulit sensitif kita.

Kulit kering dapat diatasi dengan menggunakan masker dan aneka pelembab lain sebelum pergi keluar ruangan. Debu-debu dan udara sekitar dapat membuat kulit wajah semakin kering dan terasa panas. Usia wajah dapat terlihat lebih tua ketika kulit kita kering. Wajah juga tidak akan terlihat segar seperti kulit normal lainnya. Begitupun sebaliknya. Kulit yang terlalu lembab tentunya tidak baik untuk wajah. Selain mudah berminyak, kulit yang lembab akan memerah jika terkena paparan sinar matahari akibat aktivitas yang dilakukan di luar ruangan.

Sebagai wanita, tentunya akan merasa serba salah dalam merawat kulit dengan karakteristik yang beragam dan memerlukan sentuhan khusus dalam kesehariannya. Penggunaan kosmetik yang tidak cocok justru dapat membuat kondisi kulit semakin memburuk. Tentunya kita perlu hati-hati dan waspada sekali dalam menyikapi kulit manja kita. Cream-cream yang berguna sebagai pelindung paparan sinar matahari semestinya menjadi perhatian kita mengingat tidak semua cream cocok untuk diaplikasikan pada kulit wajah.

Permasalahan lain dalam kulit selain kering maupun berminyak adalah kulit belang. Masalah ini seringkali terjadi pada wanita yang berhijab. Tidak semua bagian wajah dapat terkena sinar matahari. Biasanya di bagian samping wajah tepatnya di sisi pinggir dari pipi yang rentan terhadap masalah kulit belang. Memang penggunaan sunblock dan semacamnya dapat mengurangi kulit belang tapi tidak seluruhnya. Hal ini karena intensitas terpaparnya sinar matahari pada wajah tidak menentu. Kadangkala dalam sehari dapat terpapar selama berjam-jam, dan ada kalanya hanya beberapa waktu saja. Durasi semacam itu hanya akan menambah belangnya kulit wajah kita.

Sebagian dari kita tentunya akan panik dan khawatir jika ada masalah dalam wajah kita. Bayangkan saja ketika kamu selesai aktivitas di siang hari lalu menanggalkan jilbabmu dan bercermin lalu akan nampak kulit wajahmu yang berbeda warna. Tentunya akan sangat risih, bukan? Ya memang benar. Hal tersebut wajar karena paparan sinar matahari dapat membuat kulit kusam. Kamu cukup perlu menggunakan cream-cream yang mengandung SPF tertentu untuk membantu mengatasi masalah kulit belangmu. Namun, jika kamu termasuk orang yang mempunyai kulit sangat sensitif dan tidak cocok ketika diaplikasikan sebuah cream di wajah, kamu dapat mencoba menggunakan tips satu ini.

Ubi ungu merupakan jenis umbi-umbian yang sering diolah menjadi aneka kuliner khas suatu daerah. Rasanya yang manis dan mengenyangkan karena merupakan sumber karbohidrat untuk tubuh menjadi incaran banyak orang terutama bagi orang yang sedang menjalani program diet. Terlepas dari itu, ternyata ubi ungu bisa juga digunakan sebagai salah satu bahan kecantikan. Biasanya ubi ungu diolah dan dikemas dalam bentuk masker. Masker ubi ungu memiliki banyak khasiat salah satunya untuk mengatasi kulit wajahmu yang belang.

Tahukah kamu mengapa ubi ungu dapat mengatasi kulit belang?
Ubi ungu mengandung vitamin C dan betakaroten yang berfungsi untuk memperbaiki sel-sel kulit mati. Kadar vitamin dan betakaroten dari ubi ungu cukup tinggi. Sangat disayangkan jika ubi ungu hanya diolah menjadi makanan camilan saja seperti yang biasanya kita jumpai di toko-toko oleh-oleh atau camilan. Mengingat ubi ungu memiliki kandungan yang bermanfaat untuk mengatasi masalah kulit, maka perlulah kiranya kita menggunakan bahan alami satu ini sebagai alternatif kita untuk digunakan pada wajah kita. Hal inilah yang kemudian membuat ubi ungu atau yang sering disebut dengan ubi jalar ini dialihkan untuk diolah menjadi bahan kosmetik.  

Bagaimana cara mengaplikasikannya?
Tentunya sangat mudah. Ubi ungu dapat diaplikasikan dengan dua perlakuan yakni dalam kondisi basah atau kering. Untuk yang basah, cukup dengan menghaluskan ubi ungu lalu mengaplikasikannya di wajah dan tunggu beberapa menit lalu bilas dengan air bersih. Sementara itu, untuk yang kering kamu perlu menghaluskan dan mengeringkannya hingga menjadi bubuk. Cara tradisional seperti diiris tipis-tipis lalu dikeringkan kemudian dibuat bubuk tabur ketika sudah kering juga mudah sekali dilakukan. Cara-cara tersebut pada dasarnya tidak mengurangi kandungan yang terdapat dalam ubi ungi. Jadi, kamu dapat memilih diantara keduanya. Cukup mudah, bukan?

Ubi ungu dapat kamu peroleh di aneka swalayan. Bahan ini mudah didapatkan karena sering digunakan masyarakat untuk diolah menjadi produk unggulan dari Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Kamu dapat mengeceknya secara online melalui Aplikasi Titipku. Aplikasi ini dapat kamu unduh melalui Playstore yang ada di HP kamu atau dapat langsung klik link berikut. Setelah itu, cukup login dan masukan data diri kamu lalu nikmati fitur-fitur yang terdapat dalam aplikasi tersebut. Kamu dapat membelanjakan uangmu untuk membeli produk-produk UMKM melalui aplikasi ini. Menarik, bukan?

Tentang Titipku
Titipku merupakan salah satu startup yang bergerak dalam bidang UMKM yakni membantu memasukkan UMKM ke dalam pasar global. Masuknya pasaran global tentunya perlu dibantu dengan adanya koneksi internet dan proses digitalisasi produk. Maka dari itu, Titipku hadir sebagai inisiator digitalisasi UMKM yang ada di Indonesia. Produk-produk yang sudah terdigitalisasi oleh Titipku dapat diakses melalui Aplikasi Titipku yang menarik dan mencakup detail produk mulai dari harga, alamat produksi, dan aneka informasi lainnya. Titipku tidak hanya mengangkat produk untuk masuk ranah digital, tetapi juga mengangkat cerita dibalik proses produksi produk UMKM yang ada di masyarakat.Tak jarang kita temui kisah-kisah inspiratif dari para produsen barang baik dalam skala besar maupun kecil sekalipun. Dari situlah kita akan mendapatkan dua informasi sekaligus yakni seputar produk UMKM dan juga seputar kisah perjuangan dari pelaku UMKM tersebut.

Ayo, bantu UMKM di Indonesia memasuki pasaran online untuk mempercepat dan memperluas penjualan. Seperti yang  kita ketahui bahwasannya hadirnya UMKM di masyarakat dapat membantu menunjang sektor pendapatan negara, maka dari itu mari kita mulai dengan cara kita untuk mendukung perekonomian negara dan juga masyarakat melalui gerakan Jelajah di Aplikasi Titipku.