Senin, 06 April 2020

Sajian Yang Cocok Masa Physical Distancing


Image by cookingwsheila.com

Masa karantina mandiri memang bukanlah hal yang mudah bagi orang yang terbiasa melakukan pekerjaan di luar rumah. Terlebih jika kamu menghabiskan banyak waktu untuk aktivitas di tempat kerja bukan di dalam rumah. Suntuk rasanya jika harus menjalani hari-hari dengan suasana monoton. Namun, lain halnya jika kamu memiliki pekarangan atau kebun yang cukup luas di halaman rumahmu. Kamu bisa melakukan aktivitas berkebun setiap harinya. Selain untuk mengisi waktu luang di rumah juga baik untuk terapi kesehatan mental seseorang tentunya.

Melakukan pekerjaan ringan seperti menamam tanaman, kemudian menyiramnya setiap pagi dan sore akan membantu menghilangkan penat dan kejenuhan. Dikutip dari lifestyle.kompas, orang yang tinggal di area yang dikelilingi tanaman ternyata memiliki kesehatan fisik dan mental yang baik dibandingkan dengan orang yang hidup di tanaman yang minim. Terlebih kamu bisa mendapatkan dua manfaat sekaligus jika kamu menanam sayur-sayur di sekeliling rumahmu. Bayangkan jika kamu bisa memasak hasil dari kebun yang kamu tanam dan kamu rawat setiap hari. Tentu rasanya akan berbeda dibandingkan dengan membeli sayur-sayuran di luar, bukan?

Healthy Vegetable
Berbagai sayuran memang dapat kita klaim sebagai bahan yang menyehatkan untuk tubuh. Hal tersebut tentu karena kandungan vitamin dan mineral yang terdapat dalam sayur-sayuran. Namun, bagi kamu yang ingin memenuhi kebutuhan kalsium dan antioksidan, ada rekomendasi dari Medical News Today, nih. Tahukah kamu bahwa bayam menempati posisi pertama untuk kategori sayuran yang mengandung kalsium, vitamin, zat besi, dan antioksidan? Tanaman dengan daun berwarna hijau pekat itu ternyata memiliki kandungan antioksidan yang bagus untuk tubuh. Jika kamu rajin mengkonsumi, tentu bisa membantu memenuhi kebutuhan gizi dan juga penuaan dini akibat radikal bebas. Oleh karena itu, kamu perlu cukup kebutuhan antioksidan dalam tubuh. Selain itu, bayam juga bisa menjadi pilihan yang tepat jika kamu sedang melakukan diet. Wow menarik bukan?

Aneka Olahan Bayam
Bayam dapat dikonsumsi dengan berbagai macam cara. Kamu dapat memasaknya atau bahkan bisa disajikan secara langsung seperti sebagai campuran salad, sandwich atau yang lainnya. Sayur yang kaya akan vitamin K ini tentu harus hati-hati dalam memasaknya. Bayam akan hancur dan kehilangan zat-zat yang terkandung di dalamnya jika dimasak terlalu lama. Untuk itu, sajian yang mudah dan tidak membutuhkan waktu yang lama bisa diolah menjadi sup. Selain tidak memerlukan waktu lama dalam memasak, sup juga cocok dijadikan hidangan siang hari bersama keluarga di rumah.

Tidak Ada Lahan Bekebun? Belanja di Titipku Saja
Masa physical distancing ini tentu harus kita imbangi dengan pola makan dan menu sehat lainnya untuk membantu mengatur daya tahan tubuh. Jika di rumah kamu tidak punya cukup lahan untuk menanam sayur, kamu bisa berbelanja lewat Titipku. Jadi tidak perlu khawatir. Terlebih sekarang Titipku sudah meluncurkan fitur baru di aplikasinya, yakni fitur lokasi. Tentu ini akan memudahkan kamu dalam berbelanja dan tidak memakan waktu lama. Karena kamu dapat memilih tempat terdekat dari rumahmu. Yuk penuhin asupan tubuhmu di masa-masa seperti ini. Jangan sampai kamu jatuh sakit karena kehabisan bahan makan ya!

Senin, 11 November 2019

Petai Cina dan Santapan Menggiurkan


Image by Grid.ID


Lamtoro atau sering dijuluki petai cina merupakan tanaman dengan nama latin Leucaena leucocephala. Tanaman yang mempunyai habitat asli di Amerika ini sudah lama tersebar di Indonesia khususnya Pulau Jawa. Beberapa literatur menyebutkan, petai cina mengandung bahan antioksidan yang berfungsi menangani berbagai penyakit berbahaya seperti kanker. Beberapa pengobatan kemudian mulai menggunakan tanaman ini sebagai bahan pembuatan ramuan obat.

Terlepas dari penggunaannya sebagai obat herbal, ternyata petai cina bisa diolah menjadi masakan yang bercita rasa tinggi. Salah satunya botok petai cina. Olahan satu ini sudah menjadi masakan legend yang diminati keluarga Jawa khususnya. Sesuatu yang menjadikan masakan ini terasa jauh lebih nikmat karena adanya peran daun pisang dalam proses memasaknya. Daun pisang digunakan sebagai pembungkus botok petai cina dari awal sampai masakan matang.

Cara memasaknya cukup simpel dan mudah. Hal utama yakni siapkan seluruh bumbu dan bahan masakan yang nantinya dijadikan urapan atau dicampur dalam satu adonan. Bahan-bahan tersebut antara lain parutan kelapa, petai cina, tempe sebagai penambah cita rasa masakan, ebi atau ikan asin yang kecil-kecil, cabai, garam, dan gula. Langkah selanjutnya buat bumbu yang perlu dihaluskan yakni cabai, garam, gula, lalu campurkan bumbu tersebut dengan bahan-bahan lainnya. Setelah itu, masukan adonan tersebut dalam daun pisang. Cara membungkusnya sama halnya ketika kita membuat olahan nagasari. Langkah terakhir yakni dikukus. Pengukusan tidak memakan waktu yang cukup lama, hanya sekitar 30an menit saja.

Cita rasa pada botok petai cina ini memberikan aroma khusus yang menggiurkan ludah. Bagaimana tidak, rasa pedas, asin, dan gurih berpadu menjadi satu dalam balutan aroma daun pisang yang terkena panasnya asap pengukusan. Oalahan satu ini cocok dihidangkan dengan nasi dan juga gorengan atau kerupuk peyek.

Proses pengukusan yang cukup lama memang membuat kadar antioksidan yang terkandung di dalam petai cina berkurang. Namun, walaupun demikian petai cina tetap memiliki khasiat yang luar biasa. Oleh karena itu, hidangan botok petai cina yang lezat ini tentunya juga menjadi salah satu sajian yang baik untuk kesehatan tubuh.

Tanaman petai cina atau lamtoro dapat kita temui di pasar-pasar tradisional. Pasar tradisional juga menjual berbagai keperluan memasak lainnya. Jika tidak cukup waktu untuk berbelanja langsung ke pasar, kini kita dapat berbelanja online melalui Aplikasi Titipku. Aplikasi ini menyediakan berbagai produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Ayo belanja! Mari ciptakan resep-resep spesial masakan rumahan!

Jumat, 20 September 2019

Terbukti Kaya Nutrisi, Beras Merah Jadi Incaran di Seluruh Penjuru


Sumber: salingamanah.com
Oryza sativa L. atau yang sering kita kenal dengan beras merah merupakan varietas beras yang dapat kita temui di negara Asia. Bukan hal aneh lagi jika varietas jenis ini kerap jadi incaran masyarakat di berbagai daerah. Walaupun harganya yang jauh lebih tinggi diatas beras putih biasa, namun beras merah masih saja dicari-cari oleh sebagian masyarakat tertentu. Mengapa demikian? Tentunya ada sisi menarik dari beras satu ini hingga akhirnya ia menjadi incaran banyak mata.

Tanaman padi penghasil beras merah dapat tumbuh di iklim tropis. China dan India merupakan dua negara penghasil beras merah terbesar di dunia dan menjadi penyuplai kebutuhan beras merah dunia disamping negara-negara Asia Tenggara. Di Indonesia, beras merah sendiri dapat tumbuh di area persawahan basah maupun lahan kering. Penanaman padi beras merah tidak jauh berbeda dengan padi beras putih pada umumnya. Diawali dengan pembibitan hingga bibit berusia 21 hari. Awal musim hujan merupakan waktu yang paling tepat untuk menanam padi merah. Padi dapat dipanen ketika sudah berusia sekitar 5-6 bulan setelah masa tanam. 

Jika diolah menjadi nasi, beras merah ini memerlukan perlakuan khusus berbeda dengan beras putih pada umumnya. Beras merah memerlukan dua kali lipat air dalam proses pemasakan nasi. Hal ini dikarenakan, beras akan menyerap air lebih banyak hingga akhirnya dapat matang dan mengembang menjadi nasi. Nasi yang dihasilkan juga sedikit berbeda, mulai dari tekstur hingga rasa. Nasi merah cenderung padat berisi dan rasanya gurih. Sehingga, jika dimakan langsung tanpa lauk sudah memberikan cita rasa gurih yang lezat. Walaupun tidak semanis nasi putih, nasi merah juga tetap mengasilkan rasa manis setengah gurih. 

Karbohidrat, energi, dan protein merupakan elemen yang dibutuhkan oleh tubuh dalam mempertahankan kelangsungan hidup. Elemen tersebut terkandung dalam beras yang biasa dikonsumsi oleh masyarakat Asia seperti Indonesia. Beras memiliki beberapa varietas yakni bermacam-macam warna seperti merah, ungu, hitam, coklat, kuning, dan hijau yang saat ini dikembangkan dan dapat dikonsumsi oleh masyarakat. Setiap varietas memiliki kandungan yang beragam dan kebanyakan dari mereka digunakan sebagai obat. Diantara beberapa varietas tersebut, beras merah paling banyak diminati oleh sebagian industri untuk dijadikan zat komplementer produk mereka. 

International Journal of Current Research in Biosciences and Plant Biology mempublikasikan temuannya tentang kandungan beras merah pada akhir tahun 2014. Beras merah memiliki lapisan dedak merah atau akrab disebut bekatul. Lapisan ini mengandung polifenol dan antosianin serta bersifat antioksidan. Kandungan protein, seng, zat besi, dan serat yang terdapat dalam beras merah lebih tinggi dibandingkan dengan yang lain. Setiap 100 g beras merah mengandung 7 g protein, 3.3 mg seng, 5.5 mg zat besi dan 2.0 g serat. Dapat dibayangkan betapa menggodanya kandungan yang terdapat dalam beras merah. Itulah mengapa beras merah selalu dicari keberadaannya.

Nutrisi yang terkandungan beras merah baik dikonsumsi oleh tubuh. Makanan bayi seperti bubur juga dicampuri dengan beras merah dalam proses produksinya. Hasil penelitian Kumalaningsih dan Arwani (2018) menunjukkan, penambahan beras merah sebanayak 5% merupakan hasil yang terbaik untuk kadar air dan protein pada bubur. Terdapat 40.4% kadar air dan 40.4% kadar protein. Hal tersebut menunjukkan stabilitas bubur yang sudah dicampur dengan beras merah di dalamnya.

Beras merah memiliki kandungan serat yang tinggi. Serat memiliki fungsi penting dalam sistem pencernaan khususnya dalam pengolahan karbohidrat. Fases yang diproduksi akan lunak dan mudah dikeluarkan melalui sistem pembuangan yakni anus. Selain bekerja dalam sistem pencernaan, serat berperan menurunkan kadar kolesterol jahat dalam darah. Terlebih beras merah mengandung antioksidan, hal ini dapat membantu mengontrol kolesterol yang disebabkan oleh radikal bebas.  

Wanita dan ibu-ibu merupakan kalangan yang paling banyak mengincar beras merah. Kebutuhan beras merah bagi wanita dilatarbelakangi oleh kandungan antioksidan. Sedangkan bagi ibu-ibu, untuk memenuhi kebutuhan ASI dan juga makanan bayi yang biasa disajikan dalam bentuk bubur. Terlepas dari itu, orang-orang yang paham dan sadar mengenai pentingnya kesehatan juga mulai beralih untuk mengonsumsi beras merah. Beras jenis ini kerapkali dijuluki sebagai beras obat karena begitu banyak khasiat yang terkandung didalamnya dan berguna untuk mencegah bahkan mengobati berbagai penyakit yang ada dalam tubuh manusia. Bagi kamu yang ingin hidup sehat, mulailah perhatikan pola makan yakni dengan memilih dan memilah bahan makanan jenis apa yang bagus untuk menjaga kesehatan tubuh kamu.

Sudahkah kamu mengonsumsi beras merah? Beras merah kini disajikan dalam berbagai olahan makanan. Terlebih banyaknya Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang berkembang di masyarakat semakin menambah variasi olahan makanan yang berbahan dasar beras merah. Jika kamu menemukan olahan beras merah kamu dapat membagikan ulasannya melalui Aplikasi Titipku. Aplikasi ini membantu proses digitalisasi UMKM yang ada di Indonesia. Ayo wujudkan digitalisasi UMKM dan jadilah satu diantara mereka yang memperjuangkan kemajuan UMKM di Indonesia.


Sumber:
Kumalaningsih, S & Muhammad, A. 2018. ‘Nutrituous Pure Herbal Whitening Sun Cream Processed from Seed and Leaf of Moringa oleifera Fortified with Red Rice’. Pharmacognosy Journal. Vol 10. No. 1.
Saxena, A. 2014. ‘Save the Red Rice: A Unique Gift of Nature’. International Journal of Current Research in Biosciences and Plant Biology. Vol 1. No.5.

Sabtu, 17 Agustus 2019

Sering Lupa? Buah Plum Ini Dapat Meningkatkan Daya Ingatmu

Sumber: lagizi.com
Dalam proses metabolisme, otak menggunakan banyak oksigen karena aktivitas metaboliknya yang tinggi. Hal tersebut membuat otak  rentan terhadap serangan radikal bebas daripada bagian tubuh lainnya. Serangan radikal bebas pada sel-sel otak menyebabkan hilangnya memori atau seringkali kita katakan mudah lupa. Molekul yang tidak stabil seperti radikal bebas dapat ditekan oleh zat yang mengandung antioksidan. Antioksidan juga dipercaya dapat menangkal efek negatif dari stres oksidatif dan juga dapat mencegah penuaan.

Banyak sumber makanan yang mengandung antioksidan seperti buah-buahan, sayuran-sayuran, dan kacang-kacangan. Walaupun ada beberapa bahan lain seperti cokelat, teh, dan kopi yang juga mengandung antioksidan, namun buah, sayur, dan kacang lebih direkomendasikan untuk itu. Selain merupakan bahan alam yang segar, juga mudah kita temukan. 

Buah Plum merupakan salah satu buah yang mengandung antioksidan. Mesti tidak cukup terkenal di pasaran, namun buah plum memiliki kandungan antioksidan yang cukup tinggi. Bahkan lebih tinggi dari anggur. Kandungan Vitamin C pada buah plum membuatnya memiliki kandungan antioksidan yang cukup kuat. Menurut hasil penelitian yang dilakukan Tomczak et al. yang diterbitkan dalam jurnal Technologia Alimentaria, kandungan antioksidan tertinggi terdapat dalam buah plum dengan kultivar Bluefre. 

Buah plum terbagi menjadi tiga kultivar diantaranya Wegierka Zwykla, Bluefre, dan Elena. Masing-masing kultivar memiliki kharakteristik dengan kandungan yang berbeda pula. Kultivar Wegierka Zwykla menghasilkan buah plum lebih kecil dibandingkan dua kultivar lainnya. Kadar antioksidan yang terkandung dalam masing-masing kultivar juga berbeda. Bluefre dinilai memiliki kandungan paling besar diantara yang lainnya. Bahkan, antioksidannya dapat mencapai 159.0 µM Trolox/gram.

Buah plum yang dikenal dengan sub genus Prunus ini berasal dari keluarga Rosaceae. Tanaman ini awalnya ditemukan di Eropa dan mudah tumbuh di sana. Namun, di wilayah tropis seperti Indonesia, tanaman ini juga dapat tumbuh terkhusus di dataran rendah. Buah plum berwarna merah sedikit ungu dan biru tergantung varietasnya. Menurut sebagian orang, buah plum dikenal dikenal dengan rasanya yang asam. Kandungan Vitamin C yang terdapat dalam buah ini cukup tinggi. 

Kandungan antioksidan dalam buah plum bermanfaat untuk kesehatan otak. Antioksidan ini dapat menangkal radikal bebas yang menyebabkan hilangnya memori dalam otak kita. Oleh karena itu, mengkonsumsi buah plum dapat membantumu meningkatkan daya ingat yang ada di otak.

Di mana kamu dapat menemukan buah plum? Tenang, buah ini dapat kamu temui di pasar atau swalayan-swalayan lainnya. Jika kamu menemukan buah ini di pasaran, kamu dapat membagikannya kepada orang lain dengan cara menulis ulasannya melalui Aplikasi Titipku. Aplikasi ini dirancang untuk membuat Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) masuk pasaran online. Sehingga, orang lain akan lebih dengan mudah menemukan produk maupun jasa yang mereka cari. Ayo jadilah pahlawan digitalisasi UMKM di tempatmu!